Kades Lantan Ngaku Tidak Pernah Larang Warga

oleh -846 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Seorang wanita tengah menggali tanah dengan cangkul mencari batu apung, Kamis pekan lalu.

LOMBOK – Kepala Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Erwandi menegaskan lahan lokasi Sirkuit 459 Lantan bukan merupakan lahan pertambangan, sehingga masyarakat harus mematuhi jika dilarang untuk beraktivitas.
“Lebih lanjut bagaimana pemerintah daerah aja, lahan sekitar sana kan bukan kawasan tambang,” tegasnya kepada jurnalis Koranlombok.id, Senin, (5/12).

Baca Juga  800 Bayi dengan Berat Lahir Rendah di Lombok Tengah

Erwandi mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah melarang masyarakat yang terbiasa mencari batu apung di sana. “Jadi mereka tidak direlokasi dan juga tidak ada larangan selama ini,” katanya.

Saat ini kata kades Lantan, Sirkuit Motocross 459 Lantan sedang mengalami perbaikan menjelang akan digelarnya Kejurda motocross 17 Desember 2022.
Sementara, jurnalis Koranlombok.id Kamis pekan lalu melihat dua alat berat excavator mulai melakukan perbaikan lintasan trek sirkuit. Sementara, warga pencari dan pemecah batu apung masih sibuk melakukan aktivitasnya.
“Kita akan cari tempat lain, seluas hutan ini sampai ke lembah banyak batu apung seperti ini,” kata salah satu pemecah batu apung, Jumuah.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.