Kades Montong Ajan Dukung Pemkab Loteng Gugat Putusan Mendagri

oleh -741 Dilihat
FOTO PRIBADI KADES MONTONG AJAN Enduddi Yadi

LOMBOK – Kepala Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah, Enduddi Yadi menegaskan, pihaknya mendukung langkah pemerintah kabupaten menggugat putusan Menteri Dalam (Mendagri) yang memutuskan Namung masuk wilayah Kabupaten Lombok Barat.

“Kami dan masyarakat di Kecamatan Praya Barat Daya malah mendukung ini sejak lama, sejak tahun 2013 malah kami dorong pemkab menggugat putusan itu,” ungkapnya saat dihubungi jurnalis Koranlombok.id, Senin (2/1) sore.

Baca Juga  PLN Amankan 227 Miliar Nilai Aset Tanah di NTB

Dijelaskannya, dalam polemic tapal batas antar dua kabupaten bertetangga ini. Setidaknya dua dusun masuk menjadi wilayah Lombok Barat berdasarkan putusan Mendagri. Dusun Pondok Dalam dan Sangketan.

“Tapi tidak semua wilayah dua dusun itu masuk,” tegasnya.

Selain dua dusun, menurut data  pemerintah desa setidaknya ada 150 hektare luas wilayah di desa ini masuk menjadi wilayah Lombok Barat jika berdasarkan keputusan Mandagri. Sementara jumlah penduduk di Desa Montong Ajan 1.700.

Baca Juga  Sepuluh Dusun di Desa Semoyang Krisis Air Bersih

“Kami di sini ada 18 dusun, dan sejak lama kami tidak terima dengan keputusan Mendagri yang semakin luas memutuskan wilayah kami masuk Lombok Barat,” katanya.

 

Sementara itu, Kabag Hukum Setda Lombok Tengah, HM. Herman Edy membenarkan jika pemerintah kabupaten telah mengajukan uji materi Permendagri Nomor 93 tahun 2017 ke Mahkamah Agung (MA) RI.

Baca Juga  Curiga Ada Main Mata, Warga Pandan Indah Demo di Polres Loteng

“Senin tanggal 26 Desember 2022 kami ajukan, menurut kami Permendagri ini bertentangan dengan UU nomor 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan,” tegasnya via wa, Senin (2/1).

“Mengenai luas wilayah belum bisa tiang (saya, red) sampaikan karena harus buka dokumen, ampure,” jawabnya singkat.(ken)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.