Keluarga Wanita yang Tewas Gantung Diri Minta Autopsi

oleh -779 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP, Selasa (3/1) sore tadi.

LOMBOK – Kematian wanita usia 19 tahun Pita Suryani warga Dusun Pondok Komak, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (3/1) masih jadi tandatanyak. Keluarga korban pun memutuskan untuk dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Mataram. Informasi malam ini jenazah sudah di RS untuk persiapan dilakukan autopsi.

Kapolsek Batukliang Utara, IPTU Sribagyo seizing kapolres membenarkan peristiwa tersebut. Sekarang polisi belum bisa menyimpulkan apa penyebab tewasnya wanita itu. Adapun kronologis kejadiannya, berdasarkan keterangan saksi kejadian. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. Saat itu adik korban (perempuan) usia 13 tahun pulang dari sekolah langsung masuk ke kamar korban dan melihat posisi korban dengan leher terikat tali dan tergantung.

Baca Juga  Kader Gerindra Loteng Keluar, Ditegaskan Tak Ada Masalah Internal

Melihat kejadian tersebut saksi langsung berteriak memanggil saksi lain yang merupakan mertua korban. Mendengar panggilan saksi pertama, kemudian ibu mertua korban langsung bergegas menuju TKP dan melihat korban dalam keadaan tergantung dan sudah meninggal dunia.

Selanjutnya saksi berteriak memanggil tetangganya, mendengar teriakan saksi tetangga pun berdatangan dan langsung menghubungi suami korban yang saat itu sedang bekerja di kebun yang jaraknya cukup jauh dari rumah korban.

Baca Juga  CEO Lombok FC Belajar ke Asnawi Pemain Timnas Indonesia

“Baru setelah kami menerima laporan, unit Reskrim Polsek Batukliang Utara langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan saksi saksi dan menghubungi tim Inafis Polres Lombok Tengah untuk dilakukan identifikasi dan olah TKP,” terang kapolsek.

Sementara, Kapolsek juga langsung menghubungi Tim Medis Puskesmas Tanak Beak untuk melakukan pemeriksaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Tanak Beak, pada bagian kepala serta muka tidak ditemukan kelainan, sementara pada leher terdapat bekas tali ikatan yang terlihat kebiruan dan bengkak yang diduga akibat jeratan tali.

Baca Juga  Penuturan Harni Permata Sari, Wanita yang Melahirkan di Pinggir Jalan

 

Sementara, lidah dalam keadaan tergigit, alat kelamin korban terlihat ada cairan yang kekuningan setelah urine, bagian dada dan tangan tidak ditemukan bekas luka, hanya pada lutut sebelah kiri ada bekas jeratan tali dan pada lutut sebelah kanan terlihat ada lebam serta lecet.

“Untuk memastikan penyebab kematian korban, kedua orang tua korban dan semua keluarga yang hadir sepakat untuk dilakukan autopsi,” ungkap kapolsek.(nis/ken)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.