Fenomena Live Mandi Lumpur, Psikolog Klinis Sebut Ini Perilaku Mengkhawatirkan

oleh -1251 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Seorang ibu-ibu tengah mandi lumpur sambil live Tiktok di Desa Setanggor, Lombok Tengah, Rabu 18 Januari 2023.

LOMBOK – Seorang Psikolog Klinis, Haryo Widodo menyebutkan fenomena mandi lumpur dengan melakukan siaran langsung di sosial media Tiktok menunjukkan perilaku yang mengkhawatirkan. Aksi emak-emak ini berlangsung di Dusun Pedek, Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Fenomena sosial ini disebut sebagai  ‘pengemis online’ oleh warganet, sementara menurut psikolog klinis perlu diwaspadai karena ada unsur perilaku menyiksa diri kendati demi memenuhi kebutuhan hidup atau materi.

Baca Juga  Curhat Kades Soal Kopdes Merah Putih di Lombok Tengah, Ternyata Ribet!

“Yang berbahaya proses menyiksa diri dan mengkhawatirkan itu jika orang sudah tidak tahu bagaimana menghasilkan uang dan menyiksa diri sebagai solusi tersebut,” ungkapnya Haryo Widodo kepada jurnalis Koranlombok.id, Jumat 20 Januari 2023.

 

Widodo mengatakan, fenomena ingin menjadi viral akhir-akhir ini menjadi sangat tinggi karena sejalan dengan kebutuhan dasar manusia untuk  menunjukkan eksistensi dan aktualisasi diri.

Baca Juga  ITDC Minta Bantuan Polisi Jelang Penggusuran Pedagang di Tanjung Aan

Disebutkannya juga ini tak lepas dari pandangan sejumlah masyarakat bahwa ada jalur instan untuk mendapatkan penghasilan yang semakin mudah karena efek menjadi viral di sosial media.

“Di era sekarang nampaknya makin luas tuh yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Susah mencari pekerjaan yang menghasilkan sedangkan di era sekarang semua serba instan dan cepat,” sebutnya.

 

Menurut Widodo, perlu ada edukasi mengenai sosial media yang saat ini masih minim, mengingat ada kesenjangan jauh antara pengetahuan anak-anak menggunakan sosial media dan berbagai aplikasi dengan orang tua.

Baca Juga  Komisi III Tidak Mendukung TPS Sampah di Lingkungan Kulakagik oleh DLH

“Maka memang penting tak hanya sosialisasi dan penyuluhan di masyarakat, tapi juga di sekolah baik dari psikolog, pemerintah, guru bimbingan konseling bahkan guru IT juga bisa dilibatkan,” katanya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.