Bawaslu Sayangkan Kegiatan Anies dan Cak Imin di Zona Terlarang

oleh -800 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID Bakal Capres RI 2024, Anies Baswedan saat menyampaikan sambutan di Ponpes Nurul Yaqin Praya, Selasa 31 Januari 2023.

LOMBOK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah menyayangkan kegiatan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berlangsung di zona terlarang. Sekolah dan tempat ibadah. Anies di Ponpes Nurul Yaqin Praya dan Cak Imin di Masjid Jam’i Praya. Belum lagi ditambah bertebaran atribut partai politik (Parpol) di setiap zona terlarang. Harusnya ini tidak terjadi.

“Walaupun kegiatan yang berbentuk keagamaan tapi kan dua tokoh ini selalu diikutkan dengan dua partai itu, jadi sepanduk-sepanduk juga muncul ada gambar partai kurang elok lah saya kira,” tegas Koordinator Divisi Pencegahan dan Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Lombok Tengah, Harun Azwari kepada jurnalis koranlombok.id, Rabu (1/2/2023).

Baca Juga  Peristiwa Tragis, Kader PDI di Lombok Timur Ditembak di Batang Lehernya

Kendati demikian, Harun tidak menemukan adanya pelanggaran seperti penggunaan fasilitas negara sepanjang pengawasan kemarin. Hanya atribut seperti baliho dan bendera yang menghiasi Kota Praya selama kunjungan mereka menjadi perhatian Bawaslu karena mengganggu keindahan Kota. Selain itu, atribut bergambar partai politik yang bakal mengusung mereka juga terdapat pada fasilitas pendidikan dan ibadah.

Baca Juga  Relokasi Pasar Hewan Batunyala Gagal Total, Kades: Kasian Masyarakat

Untuk itu kedepan, Bawaslu akan berkoordinasi dengan pemkab dan pihak terkait untuk kedepannya kegiatan yang memiliki muatan politis untuk tidak dilakukan di fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

“Kami akan berkoordinasi dengan lembaga terkait,” janjinya.

Bagaimana dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah di lokasi kegiatan? Harun menegaskan, kedatangannya dalam kapasitas sebagai pengurus partai.

Baca Juga  Dewan Akan Cek Jalan Bypass BIL – Mandalika yang Rusak

“Kita tetap pantau, ya sosialisasi lah yang mereka lakukan, Sukiman Bupati Lotim itu kan Ketua DPC NasDem kan,” jawabnya.

Sementara, selama kegiatan Muhaimin Iskandar di Masjid Jam’i dipastikan tidak ada unsur kampanye atau muatan politis.”Tapi kan aktifitasnya itu tidak berkampanye hanya bersholawat, itu sangat terbuka di YouTube semua orang bisa menilai lah,” pungkasnya. (nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.