Pemkab Loteng Tak Peduli, Begini Cara Pemuda Sindir Pemerintah

oleh -1158 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Sejumlah pemuda di Kecamatan Janapria saat gotong royong menimbun lapangan umum setempat.

LOMBOK – Keberadaan Lapangan Umum di Desa Janapria, Kecamatan Janapria sejak lama luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Parahnya, ketika ditanyakan status lapangan ini. Pemerintah kecamatan dan desa justru saling ‘pingpong’.

Ketua Karang Taruna Desa Janapria, Ahmad Romi Nasution mengatakan, gara-gara persoalan ini dia mengerahkan semua pengurus karang taruna untuk berjualan kopi.

“Sepuluh hari kami jualan kopi Alhamdulillah hasil dari penjualan itu kami sudah bisa beli dua dum truk pasir uruk untuk menimbun lapangan yang tergenang air,” terangnya kepada jurnalis Koranlombok.id, Jumat (17/02/23).

Baca Juga  Tersangka Baru Asal Loteng Kasus Kerusuhan di Meninting

 

Romi membeberkan, saat ini pihaknya sedang membuka turnamen Karang Taruna Cup dan ini sudah berjalan. Tapi karena kondisi lapangan yang sangat tidak baik membuatnya berpikir agar menimbun lubang di tengah lapangan.

 

Dia pernah bersama anggota atau pengurus mendatangi Camat Janapria meminta agar lapangan umum diperhatikan, sayang camat mengatakan lapangan itu milik desa. Sebaliknya dari desa juga. Kemudian, selama hari besar 17 Agustus misalnya, lapangan ini selalu digunakan apel hari besar.

Baca Juga  Sejumlah Karyawan Alfamart Merasa Dibohongi Pihak Perusahaan

“Ini yang buat kami bingung juga, miris minim perhatian pemerintah terhadap keberadaan kami pemuda. Lebih-lebih terhadap keberadaan lapangan umum ini,” tuturnya.

 

Ditambahkan Bendahara Karang Taruna Desa Janapria, Lalu Supriadi. Dia menyebut status lapangan ini tidak jelas. Dimana, bertahun-tahun lapangan ini luput dari perhatian pemerintah. Pemerintah justru saling lempar tanggungjawab.

Baca Juga  PDIP NTB Minta Kader Jangan "Leha-leha" Jelang Pemilu 2024

“Intinya pemerintah kita tidak peduli sama pemuda, padahal lapangan ini hanya butuh drainase yang dana kurang lebih 50 juta,” kata Supriadi.

Untuk itu, pihaknya berharap ada perhatian pemerintah. Agar lebih sarana olahraga di Kecamatan Janapria lebih baik lagi kedepan.(s/red)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.