Pemerintah Rugi Miliaran, Dinas Perhubungan Lapor ke Kementerian

oleh -1088 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Ini salah satu bok PJU yang dibobol maling di jalur bypass BIL-Mandalika.

LOMBOK – Diperkirakan pemerintah mengalami kerugian miliaran rupiah atas kasus pencurian kabel, box Penerang Jalan Umum (PJU) dan lampu neon box bertuliskan Welcome To Lombok di bundaran depan Bandara Internasional Lombok atau BIZAM, baru-baru ini.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah, H. Supardan mengatakan kasus ini sudah dilaporkan ke Kementerian Perhubungan via telpon dengan mengirimkan bukti. selain itu, atas kasus ini juga Dinas Perhubungan NTB sudah melaporkan peristiwa memalukan itu ke pihak kepolisian. Selain itu, pemerintah daerah juga sudah berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura untuk mengecek CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga  Tes Urine Semua Anggota Dewan Loteng, Ketua BK: Tidak Ada Masalah

“Ini yang sedang dikoordinasikan oleh Kadishub Provinsi,” ungkap Supardan di hadapan wartawan, Kamis (2/3/2023).

 

Supardan mengaku tidak mengetahui pasti kapan neon box penghias bundaran depan bandara hilang, namun beberapa neon box tersebut mengalami kerusakan karena lampu beserta kabel di dalamnya telah dicuri.

“Ini kan rangkaian termasuk juga adaptornya,” bebernya.

 

Selain itu, kabel di beberapa titik PJU di jalur bypass bandara sampai Bundaran Songgong ikut dicuri. Supardan mengaku, pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan cepat mengingat kabel berada di dalam tanah dan merupakan wewenang Kementerian Perhubungan.

Baca Juga  Minta Istri Orang Bugil, Kades Ungga Menolak Sumpah Alquran

Dibeberkannya, panjang kabel yang dicuri sekitar hampir 3 kilometer. Sementara dalam kasus ini, Dinas Perhubungan Lombok Tengah hanya bertanggungjawab untuk mengisi rekening listrik sejumlah PJU tersebut selama ini. Setidaknya kurang lebih embilan titik Id pelanggan dimana satu titik terdiri dari 14-15 bahkan 24 titik penerangan.

“Kabel itu ada yang 300 meter dipotong, kemudian ada yang 100 meter dipotong, jadi titik-titik lain juga dipotong. Bukan satu hamparan sepanjang 3 kilometer itu bukan,” jelasnya.

Baca Juga  Kesiapan Logistik Pemilu di Loteng Diklaim 98 Persen

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Lalu Moh. Faozal yang dikonfirmasi jurnalis Koranlombok.id mengatakan bahwa untuk pelaku yang mengambil kabel di jalan itu mestinya segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara langkah yang akan diambilnya untuk penerangan jalan pada saat perhelatan Word Superbike yang akan berlangsung 3-5 Maret, Faozal belum ada solusi.

“Ndak tau ya,” jawab Faozal singkat via wa.(nis/rif)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.