DPRD Minta Pemkab Loteng Gerak Cepat

oleh -461 Dilihat
FOTO SATRIA TIM KORANLOMBOK.ID Ini permukiman penduduk warga di sekitar Pantai Nambung, Lombok Barat yang tengah berpolemik.

LOMBOK – Polemik tapal batas wilayah antara Kabupaten Lombok Tengah dengan Lombok Barat kembali hangat. Dua pemerintahan kabupaten ini masih keras dengan data klaiman masing-masing.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah H. Ahmad Supli meminta Pemkab gesit dan jangan lelet. Selain itu, pemerintah kabupaten diminta segera membuat perencanaan pembangunan wilayah itu.

Baca Juga  Menunggu Sanksi Sekda NTB dari KASN

“Jangan nanti sudah menjadi bagian Lombok Tengah tapi kita biarkan,” tegas Supli kepada jurnalis Koranlombok.id, Selasa (21/3/2023).

Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan pembiaran terhadap wilayah tersebut sehingga sebelumnya sempat di klaim menjadi daerah dibawah administrasi Kabupaten Lombok Barat. Dewan berharap kedepannya pemerintah daerah dapat cepat merespons terkait kebutuhan dan fasilitas masyarakat di sana.

Baca Juga  Surya Paloh Ajak Kader Menangkan Anies Secara Hormat

“Artinya tergantung pemerintah daerah, jangan lelet, jangan lamban terhadap realisasi putusan ini,” tegasnya.

Supli mengatakan, pemerintah daerah dari sekarang merespons dengan membuat rencana tindak lanjut pengembangan wilayah Nambung, hal tersebut agar tidak terulang lagi wilayah jatuh ke administrasi daerah lainnya karena tidak diresponnya kebutuhan masyarakat. Selain itu, potensi yang dimiliki wilayah Nambung juga segera harus dicatat, terutama potensi wisatanya.

Baca Juga  Dewan Loteng Apresiasi Menteri Sandiaga Siapkan 5,8 T Bangun Tol Laut

“Berkah ini jangan sampai lepas, jadi potensi apa harus didata seperti wisata, perlu dipetakan wilayah itu, mana yang seharusnya menjadi destinasi wisata dan mana yang bisa untuk kepentingan lain,” pungkasnya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.