114 Orang Warga ‘Disumpah’ dengan Minum Aiq Nyatoq di Atas Kuburan

oleh -4533 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID Warga Dusun Kolak Lauq Desa Mujur, Lombok Tengah saat mengikuti ritual minum Aiq Nyatoq atau Garap di atas pemakaman, Rabu (17/5/2023).

LOMBOK – Sebanyak 114 orang warga Dusun Kolak Lauq, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur mengikuti ritual minum aiq nyatoq atau garap di atas salah satu tempat pemakaman di desa setempat, Rabu (17/5/2023) sore. Warga melakukan ini atas hasil musyawarah karena sapi milik seorang warga hilang. Kemudian di bawah warga saling fitnah yang kemudian berujung dilakukan cara ini.

Tokoh masyarakat setempat, Husni Tamrin menceritakan jika malam minggu kemarin sekitar Pukul 01.00 Wita dini hari telah hilang seekor sapi warga dusun setempat. Mereka mencurigai pelakunya bukan dari luar dusun sehingga dilakukan ritual ini sebagi ajang pembuktian.

Baca Juga  HMI Kota Mataram Desak Kapolda Bebaskan Lima Aktivis yang Dipenjara

“Yang mengikuti ini anak yang sudah duduk di bangku SMA sampai seterusnya. Mau dia terlibat sebagai penunjuk jalan, mendengar apalagi melakukan harus dibuktikan dengan cara begini, ini sudah biasa dilakukan di tempat kita,” ungkapnya kepada jurnalis Koranlombok.id di lokasi.

Baca Juga  Lapas Selong Usulkan Remisi 285 Narapidana, 144 Narkoba dan Tujuh Orang Kasus Korupsi

Dalam ritual dilakukan ini kata Husni, mereka atau yang melakukan pencurian akan disumpah sampai tujuh keturunan. Biasanya bagi pelaku yang melakukan sangat jarang berani mengikuti. Ini sebagai keyakinan warga di sini.

“Tapi kita kembalikan ke Allah semua, tapi ini cara warga kami,” tuturnya.

 

Baca Juga  Kades Montong Ajan Dukung Pemkab Loteng Gugat Putusan Mendagri

Sementara mangku makam Adat Nyatoq,  Sahnan mengatakan biasanya cara ini dilakukan sebagai jalan satu-satunya membersihkan warga ketika ada kehilangan sesuatu. Warga yakin, minum Aiq Nyatoq merupakan satu-satunya cara terakhir.

“Tanah di Makam Wali Nyatoq diambil semua ada proses ritualnya, itu ada pemangku khusus yang ambil. Butuh ritual khsusu juga,” katanya.

“Tapi Tuhan yang menentukan semua,” sambung Sahnan.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.