Jenazah TKW Asal Lembar Korban Dugaan Kekerasan Dipulangkan

oleh -779 Dilihat
FOTO DOK BP2MI NTB FOR KORANLOMBOK.ID Peti jenazah TKW asal Lembar, Lombok Barat saat dimasukan ke dalam mobil ambulans, Minggu (16/7/2023).

LOMBOK – Jenazah Tenaga Kerja Wanita (TKW) inisial M asal Dusun Punyahan, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat dipulangkan, Minggu (16/7/2023) melalui Bandara Udara Internasional Lombok.

Pemulangan jenazah TKW ini langsung disambut keluarga di bandara dan sejumlah petugas terkait, termasuk Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nusa Tenggara Barat.

Informasi yang beredar luas, TKW ini diduga menjadi korban kekerasan di Malaysia. Terakhir sempat jatuh sakit dan tidak lama dikabarkan meninggal dunia.

Baca Juga  Penyidik Kejati NTB Geledah Dua Tempat, Terkait Korupsi Tambang Pasir

Kepala BP2MI NTB, Mangiring Siloan Sinaga yang dihubungi jurnalis Koranlombok.id tidak membenarkan kabar miring tersebut.

“Dalam brafaks dari perwakilan tidak menyebut demikian,” katanya tegas, Minggu (16/7/2023).

Informasi yang diterima Sinaga, jika TKW ini meninggal dunia 10 Juli 2023 dengan penyebab kematian tidak diketahui.

Baca Juga  10 Ribu Petani Tembakau di NTB Dilindungi Jamsostek, Ini Pertama di Indonesia

“Keluarga almarhum tidak mau dilakukan otopsi,” ungkapnya.

Dijelaskan dia, TKW ini bekerja ke luar negeri melalui non prosedural atau illegal. Korban bekerja di perusahaan Borneo Agro Resources Sdn. Bhd di kantor/office di Jalan Kampung Nyabor 96000 Sibu, Bintulu, Serawak, Malaysia.

Baca Juga  Warga Temukan Mobil Pikap Beserta Sapi Hasil Curian

“Data kapan ke luar negeri kami juga tidak tahu,” katanya.

Ditambahkan Sinaga, saat proses pemulangan jenazah bersama suami dan dijemput keluarga di Lombok. Suami juga sama-sama menjadi pekerja migran di sana.

“Kalau pengakuan suaminya sih kematian karena darah tinggi dan kencing manis. Yang jelas keluarga menolak otopsi,” tegasnya.(dik)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.