Cerita di Balik Keberadaan Sumur ‘Raden Rungkang’ di Desa Janapria

oleh -1627 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Warga Gubuk Tanak Malit, Dusun Kerembong Perok Timur, Desa Janapria bergotong royong menguras air sumur ‘Raden Rungkang’, Kamis (24/8/2023).

Keberadaan sumur ‘Raden Rungkang’ di Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah mendadak bikin heboh warga. Bagaimana tidak, air sumur ini tiba-tiba meluap. Warga kemudian berhamburan menyaksikan. Berikut hasil wawancara jurnalis Koranlombok.id.

………………………………………………………………………..

 

Warga gubuk Tanak Malit, Dusun Kerembong Perok Timur, Desa Janapria gempar. Sementara warga yang mengabadikan momen air sumur meluap itu viral di media sosial.

Sumur yang dinamakan ‘Raden Rungkang’ ini memiliki kedalaman 13 meter, sementara tiba-tiba air sumur ini meluap pada  Selasa (22/9/2023) malam. Air sumur ini meluap setelah digali berdasarkan petunjuk melalui mimpi salah satu tokoh agama yang sering datang di tempat tersebut.

Pantauan jurnalis Koranlombok.id Kamis pagi tadi, warga yang hendak ke lokasi sumur harus melewati turunan terjal dan berbatu di dekat sungai yang kondisi mongering. Sementara warga bergotong royong membangun bibir sumur dengan beton dan semen. Terlihat beberapa pria mengoleskan acian semen disambungan beton di bibir sumur. Salah seorang wanita paruh baya berkali-kali menimba air agar tidak hancur keluar.

Baca Juga  Atensi Dua Kecamatan Kantong CPMI di Lombok Timur

 

Abdul Karim warga setempat menceritakan awal mula air sumur ini meluap. Dia mengatakan jika sudah dua hari air sumur tersebut meluap setelah digali oleh dirinya.

Diceritakannya, saat ia gali sebuah batu besar di dalam sumur tiba-tiba air keluar deras dari celah batu. Tidak lama air sumur ini pun melimpah ke luar hingga mengalir ke sungai kecil di sebelahnya. Melihat kejadian tersebut, warga berhamburan datang ke lokasi untuk menyaksikan bak ada acara hiburan. Anehnya, warga yakin air sumur ini dapat menjadi berkah bahkan bisa mengobati penyakit.

“Selesai digali kurang lebih pada jam 1 malam, disitu terus airnya naik dan penuh, kita langsung berdzikir karena merasa bersyukur kepada Allah SWT,” ceritanya.

Baca Juga  Loteng Belum Bebas PMK, 170 Ribu Dosis Vaksin Booster Disiapkan

Abdul Karim menuturkan, sumur yang semula tidak digunakan ini sekarang menjadi sumber air utama bagi warga setempat. Baik untuk kebutuhan hidup seperti mandi, cuci pakaian dan lainnya.

 

Karim mengatakan, awal mula keinginan masyarakat menggali sumur tersebut karena sebelumnya ada salah satu tokoh yang memberikan petunjuk melalui mimpinya bahwa akan ada sumur yang bisa memenuhi kebutuhan semua orang.

Tokoh tersebut bernama Jupri Alkalimi Yahya yang dipercaya merupakan cucu ulama karismatik dari Desa Jerowaru, Lombok Timur yakni mendiang Tuan Guru Sibawaih. Dimana sumur tersebut oleh tokoh ini diberi nama ‘Raden Rungkang’ namun warga tidak mengetahui secara jelas dasar pemberian nama.

“Memang orang alim seperti itu diberikan penerawangan oleh Allah SWT, jadi hal itu ternyata benar beliau sering datang kesini kasih pengajian tentang tauhid,” ceritanya.

Baca Juga  Larangan Bukber, Dewan Sidik Bandingkan dengan Konser Blackpink

 

Sebelum digali kembali, Karim dan warga lainnya meggunakan alat untuk membuktikan hal tersebut. Setelah diuji alat menunjukan adanya sumber air dan mereka menggali selama enam hari. Kini bibir sungai dinaikan sekitar 1,5 meter dari permukaan tanah agar air yang terus melimpah tidak terbuang sia-sia.

 

Di lokasi, seorang warga yang turut menggali sumur itu, Mus Muliadi mengatakan air sumur itu masih melimpah. Sementara masyarakat yang datang semalam banyak membawa air dan menaburkan bunga di sumur.

“Banyak yang datang, bawa senter terus ambil air dan mencuci muka. Siapa yang sakit berharap diberikan kesehatan melalui air sumur atas izin Allah SWT,” katanya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok.id merupakan salah satu media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok.id selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.