Pelaku UMKM Akan Dilibatkan di Event LIVOLI dan MotoGP

oleh -1038 Dilihat
FOTO ULFI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Tengah / Iksan

LOMBOK – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lombok Tengah akan dilibatkan di event nasional dan internasional Oktober 2023. Mulai dari event Kejurnas LIVOLI Divisi 1 yang berlangsung 8-15 Oktober di Gorpoltekpar Lombok dan event MotoGP di Sirkuit Mandalika 13-15 Oktober 2023.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Tengah, Iksan menyampaikan pada Senin Oktober kemarin telah diadakan rapat koordinasi tentang penyelenggaraan event MotoGP di Hotel Lombok.

Dijelaskannya, sesuai jadwal Selasa (hari ini, red) seluruh stakeholder melakukan kunjungan lapangan untuk melakukan simulasi di Sirkuit Mandalika.

Baca Juga  Berwisata Sambil Ziarah di Makam Loang Balok

“Pada waktu yang bersamaan terdapat dua event. Ada  LIVOLI dan kami dituntut bahwa UMKM harus hadir dalam event tersebut,” terangnya kepada media, Senin (2/10/2023).

Selain itu, Iksan mengaku pihaknya sudah melayangkan surat ke tim MGPA untuk meminta penempatan pelaku UMKM di event MotoGP secara terhormat.

“Penempatan pelaku UMKM di antara Grand stan A dan B, kemudian MGPA menjawab surat Dinas koperasi dan UMKM dengan menempatkan pelaku UMKM Lombok Tengah di grand stand I dan D,” bebernya.

Baca Juga  Jurnalis NTB Perlu Mitigasi Menghadapi Kerawanan Pemilu 2024

Dari respons MGPA, Dinas Koperasi dan UMKM mengaku keberatan dan mengancam tim MGPA bahwa pelaku UMKM tidak diikut sertakan dalam event MotoGP 2023.

“Kami sudah dihubungi kembali dengan tim MGPA dua hari yang lalu untuk memenuhi harapannya. Alhamdulillah harapan kami didengar dan pelaku UMKM Lombok Tengah akan ditempatkan di Grand stan B dan C atau di tikungan pertama Sirkuit Mandalika,” ungkapnya.

 

Iksan menyebutkan, ada 30 stand ukuran 3 x 3 meter 1 stand untuk dua pelaku UMKM, jenis produk UMKM antara lain 80 persen kuliner dan 20 persen terdiri dari kriya. Dinas juga meminta stand khusus UMKM dari Lombok Tengah untuk tidak dikenakan sewa atau stand gratis. Sementara hanya listrik dan air berbayar.

Baca Juga  Pansus DPRD Loteng, Kades Kompak Tolak Pilkades E-Voting

“Kami berharap bahwa UMKM Loteng bangkit dan tumbuh untuk meretas kemiskinan hanya dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran pelaku UMKM dalam pergerakan ekonomi. Ratusan triliun BLT yang  diberikan pemerintah hanya memanjakan masyarakat, tetepi tidak memberi edukasi,” sentilnya.(ufi)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok.id merupakan salah satu media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok.id selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.