Pelebaran Jalan Biao-Kopang, Didukung Dewan Asal Tak Bebani APBD

oleh -341 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Pengendara melintas di jalan raya Desa Jurang Jaler, Kecamatan Praya Tengah yang akan kena imbas pelebaran jalan Biao-Kopang.

LOMBOK – Rencana pelabaran jalan ruas Biao-Kopang mendapat sambutan baik dari anggota DPRD Lombok Tengah. Lebih khusus dewan Dapil Kopang-Janapria. Mereka melihat sangat tepat jika jalan ini dilebarkan, namun dengan catatan tak membebani APBD Lombok Tengah.

Anggota DPRD Lombok Tengah, Ahmad Rifai mengatakan sangat setuju jika wacana tersebut direalisasikan. Menurut dia, jika ada jalan yang lebih besar daripada sebelumnya, masyarakat dari Lombok Timur yang ingin ke bandara sangat antusias dan dapat berdampak kepada estetika Kota Praya kedepan.

“Sangat setuju saya, kan dari akses jalan itu sangat luar biasa terutama ke bandara,” katanya, Sabtu (17/2/2024).

Baca Juga  Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok Naik

 

Politikus PKS ini mengatakan namun dengan catatan, asalkan rencana tersebut tidak membebani keuangan daerah Lombok Tengah.

“Kami sangat setuju rencana tersebut,” tegasnya.

“Terkait masalah kemiskinan, terkait jalan usaha tani dan program yang melekat di masing-masing dinas juga ya nggak bisa. Tapi kalau ada sharing dana dari pusat atau Provinsi NTB ya tidak masalah,” sambung Rifai.

 

Sementara itu terkait pembebasan lahan, dirinya mengatakan harus sesuai dengan aturan yang berlaku berdasarkan appraisal kemudian baru bisa merumuskan rencana untuk pelebaran jalan tersebut hingga selesai.

Baca Juga  IPM Lotim Urutan Tujuh, Begini Respons Penjabat Bupati

“Harus dikaji dan harus dilihat juga berapa kira-kira harga satu are itu,” katanya tegas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah, Lalu Rahadian mengatakan usai Pemilu pihaknya akan membuat tim lintas bidang untuk mengkaji terkait rencana pelebaran jalan Biao-Kopang.

Rahadian mengungkapkan terkait rencana tersebut merupakan wewenang pemerintah pusat melalui Balai Jalan Nasional Kementerian PUPR, pihaknya hanya melakukan feasibility studies dan Design Engineering Detail (DED) sebagai dasar pengajuan.

“Ini yang sekarang akan kita lakukan, tadi saya minta Pak Sekdis untuk membuat tim lintas bidang ada dari Bina Marga, Tata Ruang, Cipta Karya dan Sumber Daya Air nanti akan membuat kajian awal untuk FS dan DED,” bebernya.

Baca Juga  Praktek “Kotor” PPDB, Oknum Kepala Sekolah Dapat Persen dari Penjual Seragam

Kedepan jika direalisasikan pelebaran jalan tersebut, masyarakat dari Pulau Sumbawa dan Lombok Timur jika menuju Mataram akan melewati Kota Praya dan perlu akses jalan yang diperbagus dan diperlebar.

“Makanya di Praya perlu ada daya tarik misalnya ada mall, ya mereka ke Praya dulu menghabiskan uang baru ke Mataram,” katanya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok.id merupakan salah satu media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok.id selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.