LOMBOK – Tim Desantara Mandalika dari Universitas Negeri Mataram (Unram) turun untuk kedua balinya pada ajang Shell Eco-marathon kategori prototype tahun 2024 di Sirkuit Internasional Mandalika.
Ketua Tim Elektrical Desantara Mandalika, Fahad Brahima mengatakan mereka mewakili Unram untuk kedua kalinya di ajang ini dengan perubahan inovasi yang lebih baik dari sebelumnya.
Sementara itu perubahan kendaraan mereka saat ini selain dirancang dengan rangka lebih ringan dan desain yang aerodinamis juga menggunakan penggerak bertenaga listrik dengan baterai yang lebih hemat dari sebelumnya menggunakan mesin berbahan bakar.
“Kami belajar dari kesalahan kemarin terlalu panas ban dan rantai yang sebabkan kemarin itu putus,” katanya saat konferensi pers di media center Shell Eco marathon, Kamis (4/7/2024).
Katanya, mereka menghabiskan biaya kurang lebih Rp. 90 juta dari pihak kampus dengan pengerjaan selama enam bulan. Fahad menyampaikan, dirinya bersama rekan-rekan berharap dapat bersaing lebih unggul lagi demi mewakili nama kampus dan daerah.
Sementara itu salah satu tim yang menurutnya berat kategori prototype adalah Tim Semar dari Universitas Gajah Mada dari Yogyakarta yang keluar sebagai juara tahun 2023, sedangkan tim dari luar negeri yang kuat kelas ini menurutnya adalah China.
“Paling nggak bisa di 20 besar,” harapnya.
Terkait kecepatan yang dihasilkan, 47 kilometer per jam dengan jarak tempuh untuk sekali pengisian baterai sampai dengan 100 kilometer.
Kendati telah lolos teknikal inspeksi, sambung Fahad, timnya masih akan mempelajari kondisi trek sebelum siap mengaspal di arena sirkuit.
“Kita kejar efektifitas kendaraan ini, bagaimana kita juga bisa cepat tapi juga hemat,” tuturnya.(nis)





