Peran Pengobatan Tradisional “Bebubus” di Era Moderen

oleh -1097 Dilihat
Foto : Pengobatan tradisional.

 

 

Penulis: Nurvazila Virdaus Mahasiswa UIN Mataram

 

Pengobatan tradisional “Bebubus” memiliki peran yang signifikan di era modern. Meskipun kemajuan ilmu kedokteran yang sangat pesat, “Bebubus” tetap menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Masyarakat menggunakan “Bubus” sebagai alternatif atau pelengkap pengobatan medis karena faktor budaya, kepercayaan, dan ketersediaan sumber daya.

 

Tradisi ini merupakan kekayaan warisan budaya pengobatan tradisional, khusunya pada Masyarakat suku sasak. Praktik pengobatan tradisional banyak dilakukan oleh belian (dukun) di suku sasak, belian menggunakan media pengobatan tradisional yang dikenal dengan bebubus. Bubus yang dibuat oleh belian (dukun) menggunakan tiga bahan utama: adas (menggunakan bagian biji), beras (menggunakan bagian biji), dan kecur (menggunakan bagian umbi). Pengobatan tradisional bebusus digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti demam, gatal-gatal, dan amar gaib (gangguan makhluk halus pada bayi) yang di percayai oleh Masyarakat sasak. Tradisi ini tidak hanya menyembuhkan fisik tetapi juga spiritual.

Baca Juga  Pergasingan, Pendakian Singkat Pemandangan Memikat

Metode pengobatan ini menarik perhatian Masyarakat karena menggunakan aspek fisik dan spiritual, yang menunjukkan pandangan masyarakat terhadap kesehatan. Penggunaan bahan-bahan alami seperti adas, beras, dan kencur menunjukkan pemanfaatan sumber daya lokal yang bijaksana dan mudah diperoleh dimana saja oleh Masyarakat lokal. Penggunaan metode ini  menunjukkan bahwa pengobatan ini telah teruji dikalangan Masyarakat sasak, meskipun metode ini didasari pada pengetahuan yang diperoleh dari kepercayaan turun-temurun, yang mungkin sulit diterima dari sudut pandang medis,

Baca Juga  Tambang Ilegal Merusak Masa Depan Bima

Pewarisa pengetahuan ini menunjukkan adanya upaya pelestarian budaya sasak terhadap kearifan local melalui ritual-ritual adat tertentu. Pengobatan tradisional sebaiknya tetap dikaji secara ilmiah manfaat “Bubus” ini bagi masyarakat untuk menjamin keamanan dan keefetivitasnya secara ilmiah dengan system Kesehatan modern.

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.