Oknum Debt Collector Rampas Mobil di Bandara, Pemilik Lapor Polisi

oleh -1832 Dilihat
FOTO ISTIMEWA FOR KORANLOMBOK.ID / Pemilik mobil dan saksi saat melaporkan kasus perampasan mobil di Polres Lombok Tengah, Rabu (11/6/2025).

 

 

LOMBOK – Oknum debt collector kembali berulah. Kali ini tukang tagih yang berjumlah sekitar delapan orang itu, melakukan aksi perampasan mobil di parkiran Bandara Internasional Lombok (BIL/BIZAM), Rabu (11/6/2025) Pukul 11.30 Wita.

Atas kejadian ini, korban Parman Hadi warga Dusun Batu Koq Bayan, Kabupaten Lombok Utara melaporkan kasus tersebut ke Polres Lombok Tengah.

“Sudah saya laporkan ke Polres Lombok Tengah, dan mobil ini ada BPKP-nya,” ungkap Parman kepada Koranlombok.id, Kamis (12/6/2025) tadi malam.

Baca Juga  Dikes Cek Berkala Sampel MBG di Lombok Tengah

 

Parman menceritakan kronologinya, dimana saat itu rekannya Ahmad Riadi warga Dusun Bebie, Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, Lombok Tengah menggunakan mobil miliknya menjemput tamu di Bandara Lombok. Tiba-tiba datang pelaku menghampiri Ahmad Riadi  dengan mengajak ke teman-teman pelaku yang berjumlah sekitar kurang lebih delapan orang.

 

“Di sana saya dipaksa untuk menyerahkan mobil Honda Mobilio DR 1007 DQ kepada mereka, saya keras tidak mau. Karena mobil ini sudah dibeli dan saya tau ada BPKP,” sambung cerita Ahmad Riadi di Praya.

Baca Juga  Brigadir Esco Dihabisi di Dalam Rumahnya, Kenapa Polisi Tutupi Motifnya?

Tidak sampai di situ, pelaku tetap keras ingin mengambil mobil dengan cara memaksa Ahmad Riadi ikut ke ke kantor PT Lima Cahaya Indonesia yang berada di Mataram. Di sana saksi dipaksa untuk menanda tangani surat pernyataan.

“Tapi saya tidak mau, ini kan mobil teman saya dan jelas ada BPKP,” cerita saksi mata.

Baca Juga  Komisi III Minta Bupati Pathul Evaluasi Kinerja Dinas PUPR

Sambung cerita pemilik mobil, Parman mengaku jika dalam sambungan telpon kepada rekannya dan pihak debt collector ia telah menjelaskan jika mobil tersebut sudah ada BPKP saat dibeli. Untuk membuktikan itu semua, Parman dari Lombok Utara datang ke Mataram untuk menunjukkan BPKP. Namun pihak tukang tagih tetap merampas mobil tersebut.

“Maknya kami lapor polisi, ini ada BPKP saya bawa,” katanya sambil menunjukkan.(red)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.