Kantor Kodam XXX Rinambora Sementara di Korem 162 WB

oleh -194 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Seorang ibu tengah melintas di pintu masuk eks Kantor Bupati Lombok Tengah di Jalan Gajah Mada, Praya.

 

LOMBOK – Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya menegaskan jika eks gedung Kantor Bupati Lombok Tengah di Jalan Gajah Mada, Praya tidak akan digunakan seluruhnya sebagai markas Komando Daerah Militer (Kodam) XXX Rinambora.

“Rencana Kantor Kodam tidak jadi di eks kantor bupati, informasi yang saya dapat akan menggunakan Kantor Korem 162 WB dan malamnya saya ditelpon Pak Dandim yang mempertegas itu,” ungkapnya kepada Koranlombok.id, Selasa 6 Oktober 2026.

Baca Juga  Ahmad Munjizun, Ini Pengakuan Lengkapnya

 

“Gedung kantor kecil saja dan ini yang masih kita tunggu surat dari TNI AD, kantor mana yang akan diusulkan,” sambungnya.

 

Untuk rencana pembangunan Pangkalan Batalion Teritori, pembangunan di selatan Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat dan barak sementara akan digunakan eks Aerotel Praya.

 

Sementara, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lombok Tengah, Alfian Muntaha mengatakan pihaknya diinformasikan oleh Bupati Lalu Pathul Bahri jika kantor tempat OPD yang dipimpinnya tidak jadi dipindahkan.

Baca Juga  Jual Beras Bansos, Uangnya jadi THR Kades dan Oknum Perangkat Desa Barabali

Katanya, Kantor Disdukcapil digunakan sebagai Kantor Kodam maka perlu dilakukan rehab dahulu sementara Pangdam dan jajarannya harus segera berkantor dan sementara menggunakan gedung kantor Korem.

 

“Terkait rencana tersebut beliau sampaikan tidak jadi dipakai,” katanya melalui pesan singkat pada Senin, 5 Oktober 2026.

 

Alfian mengatakan, Bupati Pathul pernah menyampaikan ada beberapa lokal yang akan dipinjam sementara sebagai kantor. Tapi belum dipastikan yang mana.

Baca Juga  Baru Diberhentikan, Dirut PDAM Lombok Tengah Kembali Diangkat

 

Sebelumnya gedung eks kantor bupati sempat disurvei dan proses penilaian kelayakan dari Korem maupun Kodam.

Jika nantinya jadi digunakan pada rapat dipimpin bupati belum lama ini sempat menyiapkan opsi Kantor Dukcapil sementara akan digeser ke belakang Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) sambil menunggu penataan ulang penggunaan gedung B dan C Kantor Bupati.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.