LOMBOK – Fraksi Golkar DPRD Lombok Tengah menanggapi rencana Pemkab Lombok Tengah mengusulkan pembangunan kawasan tempat ibadah terpadu bagi semua pemeluk agama di KEK Mandalika. Sementara ITDC telah menyetujui penyediaan lahan sekitar 2 hektare untuk mendukung rencana tersebut.
Rencana ini untuk merespons kebutuhan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang berkunjung ke Lombok. Tempat ibadah yang disiapkan meliputi sarana peribadatan untuk umat Hindu, Buddha, Protestan, Katolik, hingga Khonghucu.
Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD Lombok Tengah, Baiq Fatmah mengatakan pihaknya mendukung namun hal – hal prioritas dalam pembangunan harus didahulukan oleh pemerintah daerah. Apalagi jika hal prioritas merupakan kebutuhan masyarakat sehari-hari bukan kebutuhan mingguan, bulanan bahkan tahunan.
“Yang paling utama dan prioritas menjadi landasan berpikir kita bersama adalah rencana pembangunan yang bersifat sangat prioritas strategis dan unggulan yang membawa dampak peningkatan ekonomi, sebagai bentuk jawaban terhadap usulan dan keluhan masyarakat Lombok Tengah selama ini yaitu kebutuhan dasar pendidikan, kesehatan dan infrastuktur jalan, irigasi dan air bersih,” katanya pada sidang paripurna, Senin 19 Oktober 2026.
Sementara itu, terhadap nota keuangan dan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang perubahan APBD tahun anggaran 2027, Fraksi Golkar setuju untuk melalukan pembahasan lebih lanjut oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lombok Tengah sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku namun dengan mengajukan saran dan usulan tersebut.
“Fraksi Partai Golkar berharap hendaknya saran dan masukan ini menjadi bahan pertimbangan yang bijaksana dalam merencanakan beberapa wacana dan rencana pembangunan di Lombok Tengah,” katanya.(nis)





