LOMBOK – Seorang siswa MTs inisial LIF usia 14 tahun warga Desa Batutulis, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah diserang enam ekor anjing liar saat mandi bersama rekan-rekannya di sungai tidak jauh dari rumah korban, Selasa (27/5/2025) Pukul 15.30 Wita.
Akibat dari insiden itu, korban LIF mengalami luka cukup parah sehingga dirujuk dari Puskesmas Puyung ke RSUD Praya. Informasi yang diterima koranlombok.id, korban mengalami luka robek pada bagian lambung kanan, luka gigit bagian dagu dan pipi kanan, luka gigit pada bagian lengan kiri dan kanan bahkan luka bagian paha kiri kanan.
Kapolsek Jonggat, IPTU Agus Priyatno yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa seorang anak yang digigt anjing liar saat mandi di sungai dari Desa Batutulis.
“Benar mas, mohon maaf tapi saya gak bisa respons masih kurang enak badan,” kata kapolsek via ponsel.
Kronologi kejadian, sekitar Pukul 14.00 Wita korban bersama empat rekannya bermain dan mandi di sungai yang jaraknya sekitar 300 meter dari rumah korban. Tidak lama kemudian, ada seekor anjing warna hitam mendekati rekan korban sehingga mereka ketakutan. Melihat kondisi itu, korban berusaha untuk menolong temannya dengan cara mengusir anjing tersebut.
Naasnya, setidaknya lima ekor anjing lainnya datang dan langsung menyerang korban. Sementara rekan korban melarikan diri. Dengan cepat enam ekor anjing liar itu langsung menyerang siswa MTs tersebut.
“Benar ada informasi seorang anak digigit anjing dari Desa Batutulis, tapi dibawa ke Puskesmas Puyung,” kata Kepala Puskesmas Ubung, Azis yang dihubungi Koranlombok.id.
Informasi terakhir, sampai sekarang korban masih dirawat di RSUD Praya.(red)





