LOMBOK – Tim investigasi sampai dengan saat ini masih bekerja. Mereka tengah menyelidiki oknum petugas keamanan yang disebut telah melakukan dugaan pungutan liar (Pungli), kepada sejumlah penumpang di Bandara Internasional Lombok.
Kasus ini terungkap setelah seorang wanita bernama Sri Sundari menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya dan teman-temannya kepada wartawan.
Kronologinya, Sabtu (28/6/2025) Pukul 12.00 Wita Sri bersama empat temannya saat hendak check in untuk penerbangan tujuan Lombok – Surabaya. Tiba-tiba mereka dicegat oknum aviation security dan memaksa agar barang mereka dibawa oleh petugas. Namun tindakan nakal dilakukan petugas, barang bawaan mereka dibawa ke salah satu ruangan dan di sana tiket korban difoto lalu ujung-ujungnya petugas ini minta uang Rp 50 per orangnya.
Tidak mau ribet, para korban kemudian memberikan uang dengan total Rp 200 ribu. Begitu hendak keluar dari ruangan, datang lagi satu petugas yang juga meminta uang dengan dalih seihklasnya. Di sana korban memberikan tambahan 50 ribu lagi. Atas kejadian ini, para korban pun dibuat kesal dan mengungkapkan kepada media.
“Saya sudah bilang uang kami habis, tapi dia (oknum petugas, red) bilang seihklasnya saja,” cerita Sri kepada media.
Atas kejadian ini, otoritas Bandara Internasional Lombok mengklaim tengah menyelidiki kasus tersebut dengan melakukan investigasi.
“Masih dalam proses, mas. Masih ada narasumber yang perlu diminta keterangan untuk melengkapi investigasi,” jawab singkat Humas Bandara Internasional Lombok, Arif Haryanto kepada Koranlombok.id, Jumat (4/7/2025).(red)





