Warga Lingkar Bendungan Batujai Tolak Pembangunan Pusat Terminal Pesawat Air

oleh -3444 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Sejumlah warga lingkar Bendungan Batujai saat diwawancarai sejumlah media, Senin 29 Juni 2026.

 

LOMBOK – Warga di lingkar Bendungan Batujai menolak rencana pembangunan hub dan hangar seaplane atau pusat terminal penerbangan pesawat air di Kawasan Benduangan Batujai, Lombok Tengah oleh investor PT. Abadi Mega Angkutan Nusantara (Aman Air).

Penolakan muncul karena dinilai tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sementara, warga sekitar khawatir proyek justru menghilangkan mata pencahariannya. Sebab, selama ini warga bergantung dari hasil Bendungan Batujai.

 

Selain itu, warga juga menilai pemerintah daerah terkesan tutup mata karena hingga saat ini belum ada sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Bendungan Batujai.

“Kita tahu adanya rencana pembangunan seaplane ini hanya dari angin ke angin,” ungkap Ketua Nelayan Pade Genem Dusun Karang Baru, Desa Batujai Beni Kuspandi kepada media, Senin 29 Juni 2026.

 

Baca Juga  Total Hadiah Turnamen Bola Voli Ramadan Cup jadi 25 Juta

Beni mengungkapkan, masyarakat menolak pembangunan seaplane karena apabila proyek tersebut direalisasikan, warga di lingkar Bendungan Batujai dikhawatirkan kehilangan mata pencaharian yang selama ini menjadi satu-satunya sumber penghidupan mereka. Menurut dia, 99 persen masyarakat di sekitar bendungan bekerja sebagai nelayan.

 

“Hampir 99 persen masyarakat bergantung pada bendungan ini. Kalau dibangun seaplane, masyarakat akan kehilangan mata pencaharian. Jika memang dibangun, pemerintah harus menjamin nasib masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton,” tegasnya.

 

Beni menyampaikan, masyarakat tidak ingin kembali menjadi korban untuk ketiga kalinya karena mereka merasa tidak pernah merasakan manfaat dari pembangunan yang telah dilakukan sebelumnya oleh pemerintah.

 

Lek laek doang pas tebangun bendungan (dulu dulu saja pas dibangun bendungan, red) kita pindah ke pinggir dan di situ tidak ada dampak,” katanya tegas.

Baca Juga  SPAM Akan Diuji Fungsi, Target Atasi Krisis Air di Lotim Bagian Selatan

 

Di tempat yang sama, salah seorang warga sekitar, Akbar Tanjung mengaku hingga saat ini tidak ada sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembangunan seaplane tersebut.

“Kami tidak mengetahui sama sekali dan hanya mendengar dari angin ke angin,” sambungnya.

 

Akbar mempertanyakan manfaat pembangunan seaplane bagi masyarakat sekitar.

“Kalau ada seaplane, dampaknya bagi kami tidak ada sama sekali. Belum lagi terkait penyaluran air, otomatis warga di Kecamatan Praya Barat Daya serta sebagian warga Lombok Barat yang selama ini bergantung pada sumber pengairan tersebut juga akan terdampak apabila aliran air berkurang atau terganggu,” sebutnya.

 

 

Dia menegaskan, apabila seaplane tetap dibangun maka pemerintah harus menjelaskan apa yang akan menjadi pengganti mata pencaharian masyarakat sekitar.

“Kita sudah bosan jadi penonton, karena kalau tidak ada bendungan ini nanti kita akan kehilangan mata pencaharian,” yakinnya.

Baca Juga  Pemadaman Listri Berjam-jam di Pulau Lombok, PLN Minta Maaf

 

Menurut Akbar, apabila pembangunan seaplane tetap dipaksakan tanpa solusi bagi masyarakat, warga akan menolak keras proyek tersebut karena dinilai tidak memberikan manfaat langsung.

Ia menyebutkan bahwa dampak negatif dari pembangunan seaplane tidak hanya dirasakan masyarakat di lingkar Bendungan Batujai, tetapi juga sejumlah dusun lain yang menggantungkan nasib sebagai nelayan di sekitarnya seperti Selebung, Sasake, Gelondong, Embung, Merang Baru, dan wilayah lain .

 

Akbar berharap pemerintah segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat lingkar Bendungan Batujai serta menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil untuk menjamin keberlangsungan mata pencaharian warga apabila proyek seaplane tersebut benar-benar direalisasikan.

 

“Kalau memang ada, mari kita ketemu. Kita rembuk bersama,” tantangnya.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.