LOMBOK – Pemerintah Lombok Timur akan menguji fungsi System Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk wilayah selatan di Kecamatan Jerowaru dan sekitarnya. Target dari beroperasinya SPAM ini bisa mengatasi krisis air di wilayah Selatan, Lombok Timur.
Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, Juaini Taoufik menyampaikan dari pihak pengembang telah merencanakan uji fungsi bulan Juli 2024. Namun pihaknya masih belum bisa memastikan waktunya secara spesifik.
“Kita akan lakukan uji fungsi dulu, sebelum Juli berakhir ini bisa beroperasi,” harapnya, Rabu (3/7/2024) di Selong.
Katanya, proses uji fungsi akan dilakukan langsung oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas PUPR. Hal ini dilakukan untuk memastikan suplay air melalui SPAM tersebut sampai di ujung Selatan Lombok Timur yakni di Reserpoir Gunung Malang.
Pj bupati menerangkan, uji fungsi ini sendiri akan dilakukan selama enam bulan, demi memastikan ada dan tidaknya masalah distribusi air tersebut. Selain itu juga untuk menguji kwalitas dan kuantitas air yang dapat disebarkan ke masyarakat.
Sementara pascauji fungsi, pemerintah daerah nantinya akan menyerahkan pengelolaan air tersebut ke pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
“Untuk pelanggan PDAM bersabar dulu, karena kita mau pastikan air ini sampai ke ujung dulu,” tuturnya.
Pemkab Lombok Timur mengklaim dengan mulainya beroperasi SPAM Selatan tersebut nantinya akan bisa mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah selatan. Sehingga masalah kesulitan air bersih yang sering dihadapi terutama saat musim kemarau bisa teratasi.
“Kalau ini sudah berjalan semua daerah di selatan akan terairi,” yakinnya.
Pj Bupati juga tidak memungkiri jika wilayah selatan saat ini sudah mulai kesulitan air bersih, namun dengan segeranya beroperasi SPAM tersebut diharapkan akan mampu menyelesaikan krisis air bersih.(fen)





