Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SMAN 2 Praya, Tekankan MPLS Ramah dan Anti Bullying

oleh -211 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti saat memberikan arahan kepada siswa baru di SMAN 2 Praya, Kamis 16 Juli 2026.

 

 

LOMBOK – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menekankan agar masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) harus ramah kepada seluruh peserta didik. Cara ini dilakukan untuk menghindari adanya tindakan kekerasan dan bullying antar siswa. Hal ini disampaikannya saat mengunjungi SMA Negeri 2 Praya, Lombok Tengah untuk memantau jalannya kegiatan MPLS, Kamis 16 Juli 2026.

 

“Budaya sekolah yang aman dan nyaman, bagaimana anak – anak ini berwawasan dan berprilaku yang baik dan menghindari segala bentuk perundungan dan juga berbagai tindak kekerasan,” katanya kepada media.

 

Selain itu materi yang diberikan adalah terkait antisipasi bahaya judi online, dampak bahaya narkotika serta diberikan pemanduan bakat dan minat para siswa.

Baca Juga  Pelayanan Nyaris Lumpuh, Segel Kantor Desa Lantan Dibuka Malam Hari

 

Pada momen itu, Menteri Mu’ti bercengkrama dengan para siswa dengan memberikan pesan bahwa melalui pendidikan dimulainya masa depan mereka, namun tentu harus juga diraih dengan semangat dan kerja keras untuk belajar untuk meraih kesuksesan.

 

Menteri juga mengajak para siswa untuk sama – sama mengingat ikrar pelajar Indonesia yang berisi ikrar untu belajar dengan baik, menghormati orangtua, menghormati guru, rukun sama teman dan mencintai tanah air Indonesia dan di penghujung acara Menteri dengan seluruh siswa bernyanyi bersama.

Baca Juga  Bagi-bagi Dana Transfer PT AMNT 74 Miliar, Pemkab Lombok Tengah Dilaporkan ke Polda

 

“Kalian tidak boleh rendah diri karena kalian orang desa, tidak boleh rendah diri karena bukan anak pejabat. Tetapi kalian harus percaya diri bahwa kalian orang yang berprestasi. Kalian juga harus memiliki hubungan sosial yang baik,” ucapnya.

 

Menteri juga meninjau progres realisasi program revitalisasi SMAN 2 Praya dengan nilai Rp 1,6 miliar yang dipergunakan untuk pembangunan lima ruang kelas baru, satu ruang OSIS, satu ruang bimbingan konseling (BK) dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang direncanakan paling lama selesai enam bulan kemudian.

 

Melalui sejumlah pembangunan sarana tersebut, menunjukan komitmen dan kesungguhan Pemerintah untuk menciptakan sarana pendidikan agar aman dan nyaman.

Baca Juga  Pointer Pandangan Dr. Agus, M.SI Terkait Putusan MK Soal Pemilu dan Pilkada

 

“Mudahan ini bisa selesai pada waktunya dan berjalan dengan lancar serta berjalan seperti yang kita harapkan, informasinya dari kepala sekolah pembangunan sudah 75 persen,” katanya.

 

Sementara, Kepala SMA Negeri 2 Praya, M. Mustanadi mengatakan soal arahan menteri terkait MPLS 2026 ramah dan menghindari adanya tindakan bullying, pihaknya menekankan kepada para siswa sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, untuk meningkatkan kualitas para pesera didik,” katanya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.