LOMBOK – Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri melantik 1.004 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026-2034 pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pelantikan berlangsung di halaman Bencingah Agung Masmirah. Di hadapan anggota BPD dari 120 desa di 12 kecamatan Bupati Pathul meminta tidak hanya menjalankan fungsi pemerintahan desa, tetapi juga menjadi penjaga perdamaian di tengah masyarakat.
Pathul menegaskan bahwa jabatan sebagai anggota BPD bukan sekadar posisi formal di pemerintahan desa. Di balik sumpah jabatan yang telah diucapkan, terdapat amanah dan tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Pelantikan pada hari ini bukan sekadar sebuah jabatan seremonial,” kata Pathul dalam sambutannya.
Pathul menekankan pentingnya menjaga perdamaian desa karena karena saat ini sejumlah desa di Lombok Tengah tengah memasuki tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Bupati meminta anggota BPD ikut menjaga situasi di desa agar tetap aman dan kondusif. Perbedaan pilihan politik, kata Pathul, tidak boleh berkembang menjadi konflik yang merusak hubungan persaudaraan masyarakat.
Menurutnya, setelah seluruh proses demokrasi selesai, masyarakat harus kembali bersatu dan hidup berdampingan sebagai satu keluarga besar di desa.
Karena itu, Pathul meminta anggota BPD mengambil peran ketika muncul persoalan maupun ketegangan di tengah masyarakat. BPD diharapkan dapat menjadi penengah dan membantu mencari jalan keluar atas persoalan yang terjadi.
“Ketika terjadi perbedaan, saudara harus hadir untuk mendamaikan. Ketika muncul persoalan, saudara harus hadir untuk mencari solusi. Ketika muncul ketegangan, saudara harus menjadi bagian dari upaya untuk menurunkannya,” katanya.
Selain menjaga situasi tetap kondusif, Pathul juga meminta anggota BPD membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa. Menurut dia, sinergi antara BPD dan pemerintah desa diperlukan untuk membahas berbagai persoalan dan mendorong pembangunan desa.
Di tengah sambutannya, Pathul turut mengajak seluruh peserta pelantikan untuk mendoakan masyarakat Dusun Adat Sade yang terdampak musibah kebakaran.
Ia berharap warga yang menjadi korban diberikan kekuatan, ketabahan dan kemudahan dalam menghadapi berbagai kesulitan pascakebakaran.(hil)






