LOMBOK — Ratusan santri beserta wali murid dari Yayasan Naziru Anwarit Tanzir, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) An-Nuur memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dengan menggelar pawai syiar pada Kamis sore, 27 Agustus 2026. Acara tahunan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan cabang baru TPQ An-Nuur 3 kepada masyarakat luas di Praya, Lombok Tengah.
Pawai berlangsung meriah dengan partisipasi aktif seluruh santri binaan Yayasan Naziru Anwarit Tanzir yang datang dari berbagai daerah di Lombok Tengah. Mulai dari kawasan Perumnas Tampar Ampar, Kota Praya, Mujur, hingga Batujai.
“Untuk santri yang dari luar daerah kita belum ada karena yayasan kita ini masih baru,” terang Ketua Yayasan Naziru Anwarit Tanzir, H. Suhardi kepada Koranlombok.id.
H. Suhardi menjelaskan bahwa selain untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pawai ini dirangkaikan sebagai ajang silaturahmi dan sosialisasi keberadaan gedung baru TPQ An-Nuur 3.
“Tujuan dari pawai ini adalah untuk syiar kita, memeriahkan acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus memperkenalkan TPQ kita yang baru. Walaupun peresmian secara formal dari tim masih berproses, alhamdulillah izin operasional sudah kita kantongi dan kegiatan pembelajaran sudah berjalan,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, lembaga yang dirinya pimpin ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Sejak didirikan empat tahun lalu, lembaga ini awalnya hanya mendidik 12 orang santri sekarang memasuki tahun keempat jumlah santri yang menimba ilmu di sini telah melonjak drastis menjadi 350 orang.
“Insya Allah agenda pawai di cabang baru ini akan menjadi agenda rutin tahunan kami. Jika di pusat perumnas kegiatan ini sudah rutin tiap tahun, maka untuk cabang TPQ An-Nuur 3 ini merupakan pergelaran perdana,” terangnya.
Ditambahkan H. Suhardi, yayasan ini memiliki visi besar dalam mencetak generasi qur’ani di Lombok Tengah. Melalui penerapan metode pembelajaran Qiroati 5 Jilid, pihak pengelola optimis dapat mencetak para santri menjadi penghafal Alquran sejak usia dini.
“Harapan kami, apa yang kami ikhtiarkan ini mendapat tanggapan positif dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat. Tujuan utama metode Qiroati 5 jilid di TPQ An-Nuur adalah bagaimana melahirkan anak-anak yang hafiz dan hafizah di bawah usia 9 tahun dan insyaallah kami yakin target tersebut dapat tercapai,” yakinnya.(hil/adv)






