LOMBOK – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi dan menewaskan seorang pengendara sepeda motor Honda PCX inisial IMSN. Insiden ini terjadi di jalan raya Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah tepatnya di barat gudang Bulog Ubung pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Korban IMSN merupakan official dalam kejuaraan Karate Championship Bupati Cup V Lombok Tengah. Sebelum kejadian, IMSN hendak ke Mataram untuk agenda perkuliahan.
Sementara, dalam perjalanan IMSN diserempet sepeda motor lain hingga kehilangan kendali. Korban terjatuh ke tengah jalan dan terlindas truk yang melintas. IMSN langsung meninggal dunia di tempat.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polresta Lombok Tengah. Pengendara kendaraan roda enam (R6) yang terlibat dalam insiden itu belum diketahui identitasnya dan masih dalam pencarian.
Kanit Gakkum Lakalantas Polresta Lombok Tengah, IPDA Sasmita Adika Candra mengatakan pihaknya telah menerbitkan laporan polisi sebagai dasar penyelidikan kasus kecelakaan yang terjadi 8 Oktober 2026 sekitar pukul 15.00 WITA tersebut.
Kanit Gakkum menceritakan kronologi kejadian. Berdasarkan laporan diterima anggota di lapangan, kasus ini berawal dari sepeda motor Honda PCX 160 bernomor polisi DK 3705 AEV yang dikendarai IMSN melaju dari arah timur menuju barat. Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut bersenggolan dengan kendaraan roda enam yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya, pengendara Honda PCX terjatuh dan mengalami luka-luka hingga meninggal dunia.
Hingga kini, polisi masih berupaya mengungkap identitas kendaraan maupun pengemudi yang terlibat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian serta menggali keterangan dari masyarakat yang mungkin mengetahui insiden tersebut.
“Kita tentunya cari tahu keberadaan mobil atau pengendara yang masih ini. Di situ ada perumahan warga, mungkin kita masih mencari warga yang punya CCTV. Termasuk saksi dari masyarakat,” terang Adika kepada Koranlombok.id via telepon, Selasa 13 Oktober 2026.
Adika mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan petunjuk mengenai ciri-ciri kendaraan maupun pengemudi yang dicari. Keterangan masyarakat di sekitar lokasi juga belum memberikan informasi yang mengarah pada identitas pihak yang terlibat.
“Kalau sementara belum ada,” katanya.
Ditambahkan Adika, keluarga korban berharap kepolisian dapat segera menemukan pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut. Polisi menyebut keluarga telah dikonfirmasi terkait kejadian itu dan dibantu dalam proses pengurusan klaim jasa raharja.
“Keluarga korban dapat menerima kejadian, tetapi meminta kepada kepolisian agar pengemudi yang terlibat segera ditemukan,” tuturnya.
Kanit berharap masyarakat yang memiliki rekaman CCTV atau mengetahui informasi terkait kecelakaan dapat membantu penyelidikan dengan menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.(hil)






