Rencana Kodam Rinambora di Lombok Tengah Belum Pasti

oleh -58 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Kepala Staf Korem (Kasrem) 162/Wira Bhakti, Kolonel Inf. I Made Alit Yudana.

 

 

LOMBOK – Kepala Staf Korem (Kasrem) 162/Wira Bhakti, Kolonel Inf. I Made Alit Yudana mengungkapkan sampai saat ini belum ada rencana pasti pembangunan Kodam XXX Rinambora di Lombok Tengah.

“Belum ada rencana pasti untuk pembangunan. Memang ada tapi belum sesuai dengan kriteria karena lahan yang disediakan pemerintah daerah itu kontur tanahnya bergunung-gunung jadi kesulitan untuk pembangunan nanti dan secara kualifikasi tidak cocok untuk membangun kantor dan juga sementara ini kita juga masih mencari tanah yang cocok biar dengan dengan kantor Gubernur serta bandara juga dan semua harus kita pastikan mana yang terdekat dan terbaik,” ungkapnya kepada media, Kamis 15 Oktober 2026.

 

Kasrem menegaskan sampai saat ini untuk kepastian pembangunan Kodam XXX Rinambora di Lombok Tengah masih belum ada.

 

“Cuma mendadak dan dikasi waktu tiga minggu untuk menyambut Kodam baru ini, tapi masih banyak kekurangan dan untuk opsi yang lainnya yang diberikan sementara belum ada,” tegasnya.

Baca Juga  Pemilik Buka Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo Rp 120 Juta, Bobot 1,50 Ton

Adapun untuk kriteria luas lahan dibutuhkan untuk pembangunan minimal 50 hektare. Ia menyebutkan, ada lahan namun posisi tidak pas.

“Di Sade itu bagus pinggir jalan dekat Mandalika tapi kontur tanahnya masih gunung gunung jadinya masih dalam pertimbangan,” tutupnya.

 

 

 

Bupati Pathul Bicara Pembangunan Kodam

 

Sementara, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri mengungkapkan, berdasarkan kajian dan pembelajaran dari kodam-kodam lain, posisi ideal Markas Kodam memang diproyeksikan berada di ibu kota provinsi. Rencananya menempati kantor Komando Resort Militer (Korem) 162 WB di Mataram.

 

“Memang secara geografis harus berada di kota provinsi secara geografis, melihat kodam-kodam yang lain sebagai pembelajaran. Maka kemungkinan Kodam ini nanti ada di kantor Korem yang sekarang menurut informasi,” katanya kepada media, Kamis 15 Oktober 2026.

Baca Juga  Paket C Mudah Dipalsukan, Komisi IV Minta Dikbud Loteng Perketat Pengawasan

 

Pathul mengungkapkan, nantinya markas Korem akan bergeser ke wilayah Gebang. Sementara itu, untuk markas Batalyon yang sebelumnya diwacanakan, rencana akan dibangun di wilayah Kuta, Kecamatan Pujut.

 

Kendati demikian, Pathul mengaku belum berani memastikan tingkat kesahihan rencana tersebut secara final karena masih dalam tahap pembahasan, pertimbangan pemikiran, serta asumsi-asumsi teknis dari pihak militer.

 

Tetapi untuk teritorial pembangunan yang ada di Selong Belanak itu tetap dibangun untuk Batalyon. Pembangunan teritorial di Lombok Tengah tetap berjalan sesuai rencana.

“Kalau surat yang kami diterima dari Dandim 1620 untuk yang di Kuta pembangunan fasilitas militer seperti Batalyon di area Kuta disiapkan dengan luas lahan sekitar 50 hektare, tetapi itupun tidak berani kita final kan dulu karena ini tergantung yang disana berdasarkan pertimbangan dan asumsi, ” jelasnya.

Baca Juga  Disnakertrans Lombok Tengah Belum Rumuskan Kenaikan UMK 2024

 

Kata bupati, penentuan titik lokasi ini juga masih mempertimbangkan berbagai aspek matang, termasuk kontur tanah berbukit yang ada di wilayah tersebut.

“Dua titik ini sama-sama di gunung. Baik yang di Jowet untuk batalyon teritorial, maupun rencana di Rambitan, Kuta. Kondisi dan kontur tanahnya gunung,” bebernya.

Meskipun demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada TNI, sembari berharap kehadiran infrastruktur pertahanan ini nantinya dapat membawa rasa aman, tentram, serta mendukung kemajuan daerah ke depan.

“Karena itu kita serahkan sepenuhnya, yangjelas masyarakat Lombok Tengah sudah berharap dan karena disampaikan nanti akan dibangun di Lombok Tengah tentu ini menjadi harapan besar kita,” katanya.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.