LOMBOK – Jurnalis Koranlombok.id berhasil menemukan kronologis penemuan granat aktif di eks gubuk tengah sawah Dusun Gilik, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
Sekitar pukul 16.00 Wita granat nanas pertama kali ditemukan oleh warga H. Hajar yang baru pulang mancing bersama satu orang rekannya.
Karena gerimis mereka sempat mencari tempat berteduh di eks gubuk. Tidak lama berteduh arah mata Hajar ke benda mencurigakan tersebut. Ia lantas mendekat dan melihat mirip seperti granat. Beberapa kali saksi mata memegang benda itu yang dicuriga granat nanas.
Tidak berpikir panjang pukul 16.15 Wita granat itu kemudian dibawa ke kediaman Bripka Sulhardi yang merupakan tetangga dari saksi mata. Granat nanas dibawa menggunakan sebuah ember kecil yang biasa dibawa mancing.
Sesampai di rumah anggota kepolisian itu pukul 16.30 wita, anggota polisi ini kemudian merespons dengan menghubungi anggota Polsek Pujut yang piket. Jarak 25 menit anggota Polsek tiba di rumah Sulhardi dan dilakuakn pengecek lokasi ditemukan granat.
Polsek Pujut kemudian melanjutkan informasi ini ke Polda melalui Tim Jihandak Sat Brimobda NTB. Sekitar pukul 18.40 wita anggota Gegana tiba di TKP selanjutnya melakukan identifikasi. Sekitar pukul 18.46 Wita tim jihandak Polda berhasil mengamankan dan mengevakuasi senjata peledak jenis granat nanas tersebut dan dibawa ke Polsek Pujut.
“Alhamdulillah granat nanas sudah dievakuasi oleh Tim Jihandak dan hasil koordinasi untuk sementara granat tersebut kita amankan di polsek Pujut,” terang Kapolsek Pujut IPTU Samsul Bahri.
Disampaikan Kapolsek, dari hasil identifikasi dari Tim Jihandak dinyatakan granat nanas tersebut masih dalam kondisi aktif sehingga akan dilakukan pendisposalan di Mako Polsek Pujut Minggu hari ini pukul 09.00 wita.
Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Kawo, Tandar yang dikonfirmasi membenarkan kabar ini. Dia mengaku sudah mendapatkan informasi dari masyarakat.
“Ditemukan saat gerimis, kebetulan yang menemukan sedang berteduh menurut informasi,” ungkapnya saat dihubungi tadi malam oleh jurnalis Koranlombok.id.
Diceritakan Kades Kawo, lokasi penemuan granat nanas ini masuk Dusun Gilik. Konon beberapa tahun lalu tempat ditemukan granat tersebut pernah ditempati oleh seorang wartawan Negara.
“Ceritanya begitu, tapi ini cerita ya,” kata Kades.
Diterangkan Kades, saat bahan peledak oleh warga Desa Kawo. Saksi mata kemudian membawa granat nanas ini ke rumah salah satu anggota Brimob di desa. Tidak lama pasukan dari Gegana langsung turun ke TKP.
“Jadi sekitar 1 kilo meter dari TKP granat nanas dibawa ke rumah polisi oleh warga yang menemukan,” ceritanya.
Kades mengaku warga gempar mendengar kabar ini. Pasalnya, warga heboh karena diributkan di luar ditemukan bom di sawah Dusun Gilik.
“Tim Gegana sudah turun tapi, kejadian sekitar jam 5 sore selesai Asar,” bebernya.
Atas temuan ini, Tandar berjanji akan menelusuri penemuan tersebut. Ia juga mengimbau warga di Desa Kawo untuk tetap tenang.
“Mungkin wartawan Negara itu yang bawa dulu. Kami akan selidiki juga,” janjinya tegas.(dik/nis)





