Kronologis Granat Aktif Ditemukan di Desa Kawo

oleh -1980 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Tim Jihandak Sat Brimobda NTB saat mengevakuasi granat aktif di Dusun Gilik, Desa Kawo, Pujut, Lombok Tengah, tadi malam.

LOMBOK – Jurnalis Koranlombok.id berhasil menemukan kronologis penemuan granat aktif di eks gubuk tengah sawah Dusun Gilik, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Sekitar pukul 16.00 Wita granat nanas pertama kali ditemukan oleh warga H. Hajar yang baru pulang mancing bersama satu orang rekannya.

Karena gerimis mereka sempat mencari tempat berteduh di eks gubuk. Tidak lama berteduh arah mata Hajar ke benda mencurigakan tersebut. Ia lantas mendekat dan melihat mirip seperti granat. Beberapa kali saksi mata memegang benda itu yang dicuriga granat nanas.

Tidak berpikir panjang pukul 16.15 Wita granat itu kemudian dibawa ke kediaman  Bripka Sulhardi yang merupakan tetangga dari saksi mata. Granat nanas dibawa menggunakan sebuah ember kecil yang biasa dibawa mancing.

Baca Juga  Polemik Panjang, Warga Cegat Kepala Desa Nyiur Tebel Masuk Kantor

 

Sesampai di rumah anggota kepolisian itu pukul 16.30 wita, anggota polisi ini kemudian merespons dengan menghubungi anggota Polsek Pujut yang piket. Jarak 25 menit anggota Polsek tiba di rumah Sulhardi dan dilakuakn pengecek lokasi ditemukan granat.

Polsek Pujut kemudian melanjutkan informasi ini ke Polda melalui Tim Jihandak Sat Brimobda NTB. Sekitar pukul  18.40 wita anggota Gegana tiba di TKP selanjutnya melakukan identifikasi. Sekitar pukul 18.46 Wita tim jihandak Polda berhasil mengamankan dan mengevakuasi senjata peledak jenis granat nanas tersebut dan dibawa ke Polsek Pujut.

“Alhamdulillah granat nanas sudah dievakuasi oleh Tim Jihandak dan hasil koordinasi untuk sementara granat tersebut kita amankan di polsek Pujut,” terang Kapolsek Pujut IPTU Samsul Bahri.

Baca Juga  Ini Alasan Kades Jelantik Tidak Ikut Kunker ke Batam

Disampaikan Kapolsek, dari hasil identifikasi dari Tim Jihandak dinyatakan granat nanas tersebut masih dalam kondisi aktif sehingga akan dilakukan pendisposalan di Mako Polsek Pujut Minggu hari ini pukul 09.00 wita.

 

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Kawo, Tandar yang dikonfirmasi membenarkan kabar ini. Dia mengaku sudah mendapatkan informasi dari masyarakat.

 

“Ditemukan saat gerimis, kebetulan yang menemukan sedang berteduh menurut informasi,” ungkapnya saat dihubungi tadi malam oleh jurnalis Koranlombok.id.

Diceritakan Kades Kawo, lokasi penemuan granat nanas ini masuk Dusun Gilik. Konon beberapa tahun lalu tempat ditemukan granat tersebut pernah ditempati oleh seorang wartawan Negara.

“Ceritanya begitu, tapi ini cerita ya,” kata Kades.

Diterangkan Kades, saat bahan peledak oleh warga Desa Kawo. Saksi mata kemudian membawa granat nanas ini ke rumah salah satu anggota Brimob di desa. Tidak lama pasukan dari Gegana langsung turun ke TKP.

Baca Juga  Dua Kepala Sekolah di Lombok Tengah Menolak Dimutasi

“Jadi sekitar 1 kilo meter dari TKP granat nanas dibawa ke rumah polisi oleh warga yang menemukan,” ceritanya.

Kades mengaku warga gempar mendengar kabar ini. Pasalnya, warga heboh karena diributkan di luar ditemukan bom di sawah Dusun Gilik.

“Tim Gegana sudah turun tapi, kejadian sekitar jam 5 sore selesai Asar,” bebernya.

Atas temuan ini, Tandar berjanji akan menelusuri penemuan tersebut. Ia juga mengimbau warga di Desa Kawo untuk tetap tenang.

“Mungkin wartawan Negara itu yang bawa dulu. Kami akan selidiki juga,” janjinya tegas.(dik/nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.