LOMBOK – Seorang warga H. Hajar dari Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah menemukan granat nanas di tengah sawah, Sabtu sore (6/1/2024). Lokasi penemuan granat nanas di eks gubuk yang lama ditinggal pemiliknya.
Kepala Desa (Kades) Kawo, Tandar yang dikonfirmasi membenarkan kabar ini. Dia mengaku sudah mendapatkan informasi dari masyarakat.
“Ditemukan saat gerimis, kebetulan yang menemukan sedang berteduh menurut informasi,” ungkapnya saat dihubungi malam ini oleh jurnalis Koranlombok.id.
Diceritakan Kades Kawo, lokasi penemuan granat nanas ini masuk Dusun Gilik. Konon beberapa tahun lalu tempat ditemukan granat tersebut pernah ditempati oleh seorang wartawan Negara.
“Ceritanya begitu, tapi ini cerita ya,” kata Kades.
Diterangkan Kades, saat bahan peledak oleh warga Desa Kawo. Saksi mata kemudian membawa granat nanas ini ke rumah salah satu anggota Brimob di desa. Tidak lama pasukan dari Gegana langsung turun ke TKP.
“Jadi sekitar 1 kilo meter dari TKP granat nanas dibawa ke rumah polisi oleh warga yang menemukan,” ceritanya.
Kades mengaku warga gempar mendengar kabar ini. Pasalnya, warga heboh karena diributkan di luar ditemukan bom di sawah Dusun Gilik.
“Tim Gegana sudah turun tapi, kejadian sekitar jam 5 sore selesai Asar,” bebernya.
Atas temuan ini, Tandar berjanji akan menelusuri penemuan tersebut. Ia juga mengimbau warga di Desa Kawo untuk tetap tenang.
“Mungkin wartawan Negara itu yang bawa dulu. Kami akan selidiki juga,” janjinya tegas.
Terpisah, Kasi Humas Polres Lombok Tengah AKP Hariono yang dihubungi belum bisa memberikan keterangan apapun. Dia berdalih ini merupakan ranah Brimob.
“Saya tanyakan dulu kepastian ya, karena ditangani Brimob,” katanya, mala mini via ponsel.
Hariono berjanji bakal memberikan informasi atas temuan ini jika pihaknya telah menerima informasi.
“Begitu dulu sementara ya mas Anis,” katanya singkat.(nis)





