Granat Ditemukan Diduga Peninggalan Zaman Perang

oleh -2204 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Tim Jibom Brimob Polda NTB saat melakukan penyisiran di TKP, Dusun Gilik, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Minggu (7/1/2024).

LOMBOKGranat aktif yang ditemukan Hajar warga Desa Kawo, Kecamatan Pujut di tengah sawah Dusun Gilik diduga merupakan granat peninggalan zaman perang. Hal ini diungkapkan Hajar kepada media.

Hajar yang menemukan granat mengatakan, pada Sabtu (6/1/2023) sekitar pukul 16.00 WITA setelah pulang dari mancing ikan baru ditemukan granat tersebut. Granat ditemukan di eks gubuk di tengah sawah tempat mereka berteduh saat gerimis.

“Saya bawa pulang ke rumah saudara yang jadi polisi, saya bawa pakai tangan. Apakah ini masih aktif atau tidak saya tanya dia,” kata Hajar menceritakan.

Baca Juga  Menhan Panen Jagung di Selong Belanak

Disampaikan dia, sebenarnya bukan Hajar yang menemukan pertama kali granat melainkan rekannya yang sekitar 2 bulan lalu menemukan. Awalnya granat tersebut muncul setelah pohon beringin besar di tengah sawah dirobohkan dengan alat berat.

“Pohon beringin itu sudah dikorek sama kato (excavator, red), kemudian sisa pohon itu dibakar supaya jadi abu kemudian kita kumpulkan, nah disitu ditemukan,” ceritanya.

Sementara rekannya yang sekaligus pemilik lokasi penemuan granat nanas tersebut, tidak membritahukan dan menaruh benda berbahaya tersebut di gubuk pinggir sawahnya.

Baca Juga  Jamaah Haji Tiba di Lombok, Mereka Sujud Syukur

“Saya diberitahu di pojok bale-balean, yang punya sawah bawa kesana,” sambung dia.

sementara itu, Kabag Ops Polres Lombok Tengah AKP Herry Indrayanto mengatakan peledakan granat nanas tersebut dilakukan jarak 200 meter dari permukiman warga yang dilakukan, Minggu pagi (7/1/2024).

Alhamdulilah kita sudah selesai melakukan pendisposalan dan tidak ada kendala, yang berbahaya adalah serpihan-serpihan ini jika meledak dan mengenai orang,” terangnya kepada media.

Dikatakan Herry, polisi masih memdalami jika ada kemungkinan benda serupa di TKP, sementara granat tersebut bisa jadi peninggalan pada zaman perang dahulu, namun lebih lanjut akan dilakukan uji laboratorium dari serpihan-serpihan tersebut.

Baca Juga  Timnas Indonesia Kehilangan Satu Pemain

“Apakah ini peninggalan atau bagaimana kita masih belum tahu pasti ya, kalau kita lihat dari segi usia kayaknya peninggalan zaman dahulu,” ungkapnya.

Sementara itu anggota Unit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda NTB menurunkan 10 anggota ke TKP. Selain itu mereka juga melakukan penyisiran di TKP penemuam dengan menggunakan metal detector.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.