Musim Tanam, Dewan Rifai Beberkan Keluhan Petani

oleh -2026 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Seorang wanita sedang membersihkan padi hasil panen secara tradisional pada musim tanam tahun 2023.

LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi PKS, Ahmad Rifa’I membeberkan keluhan petani selama pihaknya turun ke bawah.

banner 1080x1350

Dia menyampaikan dengan kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu, membuat petani masih was-wasan. Mereka masih ragu apakah akan dapat melakukan penanaman padi atau tidak, mengingat ketersediaan air sawah masih belum maksimal. Sementara sebagian besar para petani sudah mulai melakukan penyemaian.

Anggota Dewan Dapil Kopang-Janapria ini mengungkapkan, sementara soal bantuan petani tidak ada persoalan di bawah. Dimana petani sudah menerima bibit yang disalurkan ke masing-masing kelompok tani. Dan, waktu penyalurannya dinilai sudah sesuai mengingat langsung digunakan untuk disemaikan menjadi bibit.

Baca Juga  Ketua DPRD Loteng Dukung Pemkab Tegakkan Perda Retail Modern

“Tidak seperti tahun-tahu lalu, masyarkat yang notabene sebagai petani sudah melakukan penyemaian bibit baru keluar bantuannya,” ungkapnya, (22/1/2024).

Kemudian terkait pupuk subsidi untuk petani pun sudah diterima oleh semua kelompok tani. Namun yang menjadi masalah biasanya hanya soal kecukupan atau tidak. Dan dia meyakini kalau hanya mengandalkan pupuk subsidi saja tentu tidak akan cukup.

Baca Juga  Reaksi Komisi IV DPRD Terkait 15 Ribu Anak Putus Sekolah di Lombok Tengah

Yang harus diantisipasi menurutnya soal kehawatiran apabila sudah masuk musim hujan tapi hujanya telat turun maka akan terjadi kekeringan di persawahan.

“Oleh karenanya semua pekasih dan P3A masing-masing desa untuk perbaiki saluran irigasi dalam rangka antisipasi kalau hujannya telat turun sementara tanaman padi sudah di taman sangat membutuhkan air irigasi,” terangnya.

Kondisi petani yang saat ini dalam proses penyemaian bibit. Dan ia berharap supaya di minggu ini, atau minggu depannya hujan sudah mulai turun secara teratur. Sehingga proses penanaman pagi tidak terkendala air.

Baca Juga  Efisiensi Anggaran, Banggar DPRD: Jangan Sampai Ganggu Pelayanan Dasar

“Harapan saya semoga saja tahu ini intensitas hujan sesuai dengan harapn masyarakat, dan tidak terjadi kekeringan di sawah mengakibatkan gagal panen,” harapnya.

“Saya sebagi perwakilan Dapil 2 Kopang-Janpria berharap semua proses pembibitan dan penanaman padi dapat lancar-lancar,” ucapnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.