LOMBOK – Mantan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal belak-belakan mengaku memiliki potensi besar bisa menduduki posisi strategis di pusat. Mulai dari peluang menduduki jabatan wakil menteri (Wamen) dan jabatan lainnya.
Kendati demikian, Iqbal menegaskan telah dipikirkan secara matang untuk maju di Pilgub NTB 2024 meskipun statusnya sebagai ASN di Kementerian Luar Negeri bakal hilang.
Iqbal menceritakan, niatnya menjadi bakal calon gubernur tersebut sempat dipertanyakan oleh keluarga. Akan tetapi dirinya sudah menjelaskan maksud dan tujuan memilih maju di Pilgub karena ingin bisa bermanfaat bagi orang banyak terutama masyarakat NTB. Hal ini kemudian meyakinkan keluarga.
“Saya lihat PKPU seperti apa baru akan mengundurkan diri sebagai ASN, memang sejak 2 tahun yang lalu banyak yang menannyakan saat saya menyatakan diri untuk pulang,” ungkapnya usai acara Bincang Komunitas di Gedung Kebudayaan Praya, Sabtu (30/3/2024).
Ia menegaskan jika menjadi gubernur tentu mendapatkan kewenangan akan lebih efektif untuk mengabdi kepada masyarakat daripada melalui jalur lain.
“Meskipun banyak jalan untuk terlibat dalam urusan masyarakat,” katanya.
Ditambahkan Iqbal, dengan kewenangan duduk di kursi NTB 1 tersebut nantinya dia dapat leluasa melakukan perubahan, perbaikan dan membangun NTB.
“Untuk sekarang tidak ada skenario untuk tidak jadi gitu lo, kalau misalnya tidak terpilih nanti ya harus legowo karena ruang untuk mengabdi banyak, hanya saja tidak seefektif ketika sebagai gubernur,” tegasnya.
Sejauh ini lanjut Iqbal, dirinya masih akan berkomunikasi dengan sejumlah partai politik dan melihat siapa tokoh yang cocok berpasangan dengan dirinya dalam kontestasi Pilkada.
Ia belum menyebutkan partai mana yang telah didekati atau mendekat kepada dirinya. Akan tetapi pihaknya masih melakukan konsolidasi tak hanya kepada DPD termasuk juga menjalin komunikasi hingga pimpinan pusat partai politik.
“Itu masih panjang prosesnya, yang penting kita konsolidasi partai dulu. Kita gak tahu mudah-mudahan siapapun yang maju nanti bakal dapat partai,” bebernya.(nis)





