LOMBOK – Kawanan begal sadis beraksi di wilayah Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Korban bernama Mahfud Samudra, warga Lingkungan Batuson, Kelurahan Praya, Kecamatan Praya.
Kejadian pembegalan ini terjadi tepatnya di Jalan Raya Pemantek Prako, Desa Lowang Maka, Kecamatan Janapri, Sabtu (18/5/2024) Pukul 19.00 Wita.
Informasi yang diterima jurnalis Koranlombok.id, korban bersama rekannnya, Saipul Hadi, 38 tahun warga Kampung Biao, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah berboncengan melintas di Lokasi Kejadian Perkara (TKP) menggunakan sepeda motor Honda Beat untuk memasang baliho partai. Setibanya di lokasi, korba tiba-tiba dihadang oleh begal berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor.
Pelaku kemudian menghampiri korban sembari mengacungkan senjata tajam dan langsung membacok bagian kepala korban yang posisi dia mengendarai motor. Setelah berhasil melukai korban, pelaku kemudian merampas HP yang berada di tas pinggang miliknya. Pelaku juga mencoba merampas sepeda motor korban. Namun beruntungnya di TKP melintas sebuah mobil carry yang membuat pelaku langsung ngacir.
Dari kejadian tersebut, korban dan rekannya sempat berteriak minta tolong. Dari keterangan keduannya, dilihat jika para pelaku begal melarikan diri ke arah Desa Belaka, Kecamatan Praya Timur. Korban diketahui hanya mengalami kehilangan HP genggam atas peristiwa naas tersebut. Akan tetapi, korban harus dilarikan ke RSUD Praya karena mengalami luka cukup serius di bagian kepalanya. Sampai saat ini, korban masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata yang dihubungi Koranlombok.id membenarkan peristiwa itu. Kasus ini sekarang tengah dalam tahap lidik.
“Baru pelapor sekaligus saksi saja yang sudah dimintai keterangan, selanjut korban akan dimintai keterangan Cuma sekarang posisi masih di rumah sakit,” katanya, Minggu pagi (19/5/2024).
Berdasarkan keterangan pelapor polisi sekarang tengah memburu kawanan begal sadis itu. “Kalau pengakuannya pelaku berjumlah empat orang lari ke arah Desa Beleka,” tegasnya.(dik)





