LOMBOK – Kabar baik untuk 183 petugas kebersihan di Lombok Tengah. Petugas kebersihan non ASN ini bakal diusulkan kenaikan upah bulanan mereka dari Rp. 500 ribu menjadi Rp. 1 juta.
Anggota Komisi I DPRD Lombok Tengah, Ahmad Rifai menegaskan jika pihaknya akan memperjuangkan honor bagi petugas kebersihan yang sejak tahun 2017 upah bulanan mereka tidak pernah ditambah pemerintah.
Menurut politikus PKSI itu, dengan upah tenaga honorer hanya 500 ribu perbulan dinilai dia kurang manusiawi. Menurutnya, dengan upah bulanan tersebut dirasa tidak cukup untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari, sehingga Pemkab Lombok Tengah harus memberikan perhatian kepada mereka.
“Apalagi mereka juga bekerja lebih diluar jam kerja dan berat, cuma kami dari DPRD di Lombok Tengah meminta Pemkab untuk naikan lah gaji mereka,” tegasnya kepada jurnalis Koranlombok.id, Sabtu (18/5/2024).
Rifai mengatakan akan mengusulkan segera kepada Pemkab Lombok Tengah lewat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS) pada Juni 2024..
Politisi asal Desa Lekor ini menyampaikan, Pemkab dapat menaikan honor petugas kebersihan menjadi 1 juta per buan. Maka jika dihitung anggaran dibutuhkan selama setahun sekitar Rp 1 miliar.
“Jadi kunci kebersihan Kota Praya dan Lombok Tengah ini ada di tangan 183 orang ini, mereka juga saya dengar tidak pernah ada tuntutan lewat demo atau hal lain, ini perlu diperhatikan,” pintanya tegas.
Sementara itu saran dari DPRD lainnya agar para tenaga honorer tersebut dapat dikelola melalui pihak ketiga atau outsourcing jika sebagai alternatif selama aturan masih memperbolehkan.
“Gak masalah juga, tapi upayakan juga penghasilan mereka juga bisa naik,” tegasnya.
Diketahui sebanyak 183 petugas kebersihan tenaga honorer di bawah Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah. Dimana 103 orang menjadi tukang sapu, sopir dump truck sampah sebanyak 15 orang, operator alat berat 3 orang, operator pengangkut roda tiga sebanyak 13 orang, pencatat volume sampah 1 orang, petugas jaga malam TPA 2 orang, petugas PDU 12 orang , serta pengangkut sampah 34 orang.(nis)





