LOMBOK – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Tengah. Kali ini kawanan begal beraksi di samping Markas Kodim 1620 Lombok Tengah. Atas kejadian itu, korban Hendra Saputra pemuda asal Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat kehilangan sepeda motor Beat setelah dirampas begal menggunakan senjata tajam.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata mengaku telah menerima laporan kasus pencurian dengan kekerasan ini. “Kejadiannya di simpang empat Leneng atau Kodim Lombok Tengah,” katanya saat dikonfirmasi jurnalis Koranlombok.id, Rabu (22/5/2024).
Lalu Brata menceritakan awal mula kasus pembegalan ini terjadi. Pada Minggu, (19/5/2024) Pukul 01.30 Wita dini hari korban berboncengan dengan rekannya M. Alfian melintas di simpang empat Kodim. Setelah itu korban dipepet sepeda motor lain dan meminta untuk berhenti. Pelaku kemudian mengancam korban dan rekannya menggunakan senjata tajam.
“Korban kemudian melepas motor Beat dan dibawa kabur oleh pelaku,” ceritanya sambil membacakan laporan masuk.
Atas kasus pembegalan ini, penyidik Polres Lombok Tengah telah memeriksa saksi. Sementara untuk para pelaku masih dilakukan pencarian oleh kepolisian.
Sementara itu, sebelumnya kasus serupa terjadi juga di wilayah Kecamatan Janapria. Korban bernama Mahfud Samudra, warga Lingkungan Batuson, Kelurahan Praya, Kecamatan Praya.
Kejadian pembegalan ini terjadi tepatnya di Jalan Raya Pemantek Prako, Desa Lowang Maka, Kecamatan Janapri, Sabtu (18/5/2024) Pukul 19.00 Wita.
Informasi yang diterima jurnalis Koranlombok.id, korban bersama rekannnya, Saipul Hadi, 38 tahun warga Kampung Biao, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah berboncengan melintas di Lokasi Kejadian Perkara (TKP) menggunakan sepeda motor Honda Beat untuk memasang baliho partai. Setibanya di lokasi, korba tiba-tiba dihadang oleh begal berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor.
Pelaku kemudian menghampiri korban sembari mengacungkan senjata tajam dan langsung membacok bagian kepala korban yang posisi dia mengendarai motor. Setelah berhasil melukai korban, pelaku kemudian merampas HP yang berada di tas pinggang miliknya. Pelaku juga mencoba merampas sepeda motor korban. Namun beruntungnya di TKP melintas sebuah mobil carry yang membuat pelaku langsung ngacir.
Dari kejadian tersebut, korban dan rekannya sempat berteriak minta tolong. Dari keterangan keduannya, dilihat jika para pelaku begal melarikan diri ke arah Desa Belaka, Kecamatan Praya Timur. Korban diketahui hanya mengalami kehilangan HP genggam atas peristiwa naas tersebut. Akan tetapi, korban harus dilarikan ke RSUD Praya karena mengalami luka cukup serius di bagian kepalanya. Sampai saat ini, korban masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.(dik)





