Keunikan Tradisi Badudus di Lombok Tengah

oleh -1240 Dilihat
FOTO ISTIMEWA FOR KORANLOMBOK.ID / Begini ritual sembeq setelah mandi badudus.

 

banner 1080x1350

 

Oleh: Nispiola Armi Angji (Mahasiswa UIN Mataram)

 

TRADISI Badudus adalah tradisi mandi pengantin atau siraman. Upacara ini bertujuan untuk membersihkan diri secara lahir dan batin, terutama bagi calon pengantin sebelum melangsungkan nyongkolan. Badudus biasanya dilakukan sebelum acara Nyongkolan. Badudus merupakan salah satu bagian dari adat perkawinan yang dilaksanakan di daerah tertentu. Terutama di kalangan masyarakat Sasak di Lombok Tengah. Prosesi ini melibatkan penggunaan air yang telah diberi doa sebagai simbol kesucian. Masyarakat meyakini bahwa Adat Badudus ini dapat mensucikan diri pada pengantin laki-laki dan perempuan. Bertujuan untuk membersihkan jiwa dan raga, serta melindungi pengantin dari gangguan roh jahat atau sihir.

Baca Juga  Pengembangan Tenun di Pringgasela Sebagai Pariwisata Budaya

Terkait dengan proses pelaksanaan tradisi Badudus dalam masyarakat suku sasak di Desa Bunkate dapat diketahui bahwa terdiri dari beberapa tahapan kegiatan, yakni pada tahap pengambilan air, kami di Desa Bunkate harus melaksanakan pengambilan air Namanya di Lengkok Bunkate dan diiringi dengan salah satu alat musik tradisional Suku Sasak (Gendang Beleq).

Baca Juga  Mobil SPPG di Bandara Lombok, Bukan untuk Distribusi MBG

Menyiapkan alat maupun bahan yang akan digunakan serta tempat melaksanakan yaitu seperti ancak (pagar kecil),kain, alat tenun tradisionl seperti ebatang, jajak, tutuk, penggulung, suri, apit-alit, lekot, dan berire, serta didepannya sudah disediakan bak yang berisi air dan daun pohon beringin, kedua pengantin menginjak ancak (pagar kecil) keluarga pengantin sebagai orang yang mengatur jalannya proses mandi pengantin (Badudus) keluarga pengantin tersebut memandikan kedua pengantin secara bergiliran yang sudah didoakan oleh ketua adat, pada saat melaksanakan bedudus kemudian diiringi dengan salah satu alat musik tradisional Suku Sasak (Gendang Beleq). Selesai pengantin di Dudus ketua adat melakukan sembeq serta doa untuk kedua pengantin.

Baca Juga  Keindahan Wisata Alam Honeymoon di Pemangket Lombok Tengah

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.