24 Kades Dilantik, Wakil Ketua DPRD: Lupakan Sentimen-sentimen Politik

oleh -1105 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Rumiawan didampingi Ketua Komisi I saat hadir dalam pelantikan 24 kepala desa di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah Kamis, (24/4/2025).

 

 

LOMBOK – Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Rumiawan menyampaikan, sebagai modal utama 24 kepala desa terpilih dalam rangka memajukan desa maka pentingnya bersatu masyarakat di desa. Hal ini disampaikan usai menghadiri pelantikan 24 kepala desa terpilih di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah Kamis, (24/4/2025).

 

“Pertama harus menguatkan kesatuan dan persatuan itu modal dasar untuk memajukan desa, kemudian sentimen-sentimen politik pemilihan bila perlu dilupakan dan dieratkan kembali,” katanya tegas kepada jurnalis Koranlombok.id.

 

Sementara Rumiawan berharap para Kades terpilih tersebut bisa menjaga amanah yang diberikan dan dapat memajukan masing-masing desa yang mereka pimpin.

Baca Juga  Tsunami Tenggelamkan Satu Desa di Lunyuk Sumbawa, Imbas Sampai ke Awang

“Semoga bisa mengemban amanah rakyat dan bisa maksimal mengembangkan desa,” harapnya.

 

Di lokasi pelantikan, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengucapkan selamat kepada para Kades terpilih yang secara resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya.

 

“Ini adalah amanah besar dari masyarakat yang harus dijaga, dijalankan dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Ditegaska Pathul, kepala desa memiliki peran yang sangat strategis dalam melaksanakan tugas pokoknya menyelenggarakan urusan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat desa. Maka dari itu, dibutuhkan kepala desa yang memiliki integritas, komitmen, dan kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan warganya.

Baca Juga  Fenomena THR, Tunjangan yang Ludes Sehari

 

“Dalam menyelenggarakan tugas-tugas tersebut, saya ingatkan kembali bahwa kepala desa wajib menaati segala ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ini sejalan dengan sumpah dan janji yang telah saudara-saudara ucapkan hari ini. Jangan sampai sumpah jabatan itu hanya sekadar formalitas semata,” sentilnya.

 

Selain itu Pathul menekankan secara khusus terkait pengelolaan keuangan desa harus taat asas transparan, akuntabel, partisipatif, dan disiplin anggaran.

“Saya tidak ingin mendengar ke depan ada kepala desa yang tersangkut masalah hukum karena penyalahgunaan dana desa. Jadikan keuangan desa sebagai alat untuk membangun, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Baca Juga  Bawaslu Loteng Temukan Politik Uang Oleh Oknum Caleg

 

Bupati juga meminta setiap kepala desa yang baru dilantik dapat mengembangkan potensi desa dengan inovatif dan kreatif. Selain itu kepada seluruh kepala desa agar merangkul semua elemen masyarakat dan tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan.

 

“InsyaAllah, seperti yang dilakukan oleh kepala daerah beberapa waktu lalu kita akan melaksanakan retreat atau kegiatan pembekalan kepala desa. Rencana ini akan kita laksanakan di IPDN NTB, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, serta menyamakan persepsi dalam membangun Lombok Tengah dari desa,” pungkasnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.