LOMBOK – Komisi IV DPRD Lombok Tengah turun ke Puskesmas Penujak, Kecamatan Praya Barat, Senin (21/7/2025). Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Ahmad Rifai mengatakan pihak Puskesmas membutuhkan kendaraan ambulans karena kondisi alat transportasi telah sepuluh tahun lebih. Ini bukan hanya terjadi di Puskesmas Penujak tetapi nyaris di semua Puskesmas di Lombok Tengah.
Selain itu dewan juga meminta anggaran untuk penataan halaman Puskesmas, permintaan-permintaan tersebut ucapnya hampir sama dengan Puskesmas Langko, Janapria dan Ganti.
“Memang kemarin itu minta ambulans, kemudian mereka juga minta penataan halaman Puskesmas serta ruang tunggu pasien,” katanya, Selasa (22/7/2025).
Kata Rifai, soal permintaan pengadaan ambulans tersebut nantinya pada saat pembahasan APBD 2026, Komisi IV akan bertemu dengan Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Bisa saja skema yang diajukan untuk pengadaan ambulans di 29 Puskesmas di Lombok Tengah dipenuhi secara bertahap.
“Tapi nanti kita dengar dari TAPD dimana saja Puskesmas yang membutuhkan penambahan ambulans, kadang-kadang kan tahun ini cuma dua Puskesmas yang dianggarkan kemudian tahun depan satu, tapi kalau memang rata-rata membutuhkan kenapa tidak kita anggarkan secara sekaligus agar tidak ada persoalan lagi,” tegasnya.
Sementara sejumlah persoalan lainnya seperti, fasilitas toilet yang rusak, pengadaan meubeler, pengadaan AC harus atas inisiatif masing – masing Kepala Puskesmas karena dapat diatasi melalui dana kapitasi yang didapatkan.
“Kalau hal yang kecil itu nggak usah lah perlu dilaporkan untuk usulan, kan bisa direncanakan lewat dana kapitasi karena pengadaannya tidak butuh anggaran besar,” pungkasnya.(nis)





