LOMBOK — Kecelakaan terjadi di wilayah Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Senin (21/7/2025) sekitar pukul 07.30 WITA. Informasi yang diterima kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil ambulans dan dua pengendara sepeda motor. Satu pemotor dinyatakan tewas dari peristiwa naas tersebut.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lombok Tengah, IPDA Yulita mengatakan kejadian bermula saat sebuah mobil ambulans merek daihatsu melaju dari arah timur menuju barat di jalan raya Kopang. Mobil ambulans kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor Yamaha Vega R yang datang dari arah sama yang hendak berbelok ke kanan. Mobil ambulans juga bergerak ke kanan dan kembali menabrak sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah berlawanan, yaitu barat ke timur.
“Mobil ambulans dalam keadaan kosong, tidak membawa pasien saat kecelakaan terjadi,” ungkap Yulita kepada Koranlombok via ponsel, Selasa (22/7/2025).
IPDA Yulita menyampaikan, akibat insiden tersebut satu orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia Tri Herawati, 44 tahun warga Dusun Bore, Desa Berinding, Kecamatan Kopang mengendarai motor Honda Vario.
“Awalnya korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kopang namun nyawanya tidak tertolong,” ceritanya.
Di samping itu, korban luka-luka bernama Alfikri, 13 tahun warga Dusun Montong Bulok, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang. Alfikri merupakan pengendara sepeda motor Vega R.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambah Yulita.
Sementara itu identitas pengendara mobil ambulans Suaeb, 35 tahun warga Dusun Erot Lauk, Desa Kalijaga Timur, Lombok Timur.
Dokter di Puskesmas Kopang Rahmat menyampaikan, jika ada dua orang korban di bawa ke puskesmas. Satu perempuan yang mengalami trauma dan mengalami luka bagian kepala. Dan satu orang meninggal dunia.
Dikatakan Rahmat, kecelakaan tersebut melibatkan ambulans desa dan dua pengendara sepeda motor. Informasi yang pihaknya terima, mobil ambulans tidak sedang membawa pasien.
“Setelah kejadian kami langsung melakukan penanganan darurat di IGD terhadap salah satu korban yang sudah dalam kondisi tidak bernapas dan tidak terdeteksi denyut nadinya. Meskipun sudah dilakukan upaya medis, tidak ada perkembangan. Setelah dipastikan meninggal dunia, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka,” kata dokter Rahmat.(hil)





