LOMBOK – Fraksi Golkar DPRD Lombok Tengah menyetujui wacana pembangunan Komando Daerah Militer (KODAM) di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Lombok Tengah, Lalu Akhyar berkeyakinan akan ada dampak baik bagi kemajuan daerah. Terlebih lagi diketahui posisi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika kedepan sebagai destinasi wisata dunia akan semakin banyak dikunjungi wisatawan asing.
“Saat ini kita ketahui Pulau Lombok sendiri sekarang sudah menjadi destinasi wisata dunia, dan tentu mulai banyak sekali turis mencanegara yang berdatangan,” katanya kepada Koranlombok.id pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Selain itu secara geografis, posisi Pulau Lombok berada di tengah – tengah geografis Indonesia dan di sebelah selatan langsung berhadapan dengan samudera yang berdekatan juga dengan negara Australia.
Jika wacana pembangunan KODAM tersebut direalisasikan, tak menutup kemungkinan Praya akan diusulkan menjadi Kota Madya, namun soal ide tersebut sampai saat ini belum pernah dibicarakan atau didiskusikan dengan DPRD.
Selain itu dengan adanya fasilitas militer ini menandakan Lombok Tengah sebagai daerah yang memiliki potensi yang sangat besar dan dianggap sangat penting bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ya kalau memang benar ya nanti menjadi berkah bagi Lombok Tengah, karena dari sisi pembangunan, kemudian dari sisi pelayanan terhadap masyarakat dengan misal adanya KODAM menandakan Lombok Tengah menjadi daerah yang besar kedepan,” yakinnya.
Sementara itu informasi wacana pembentukan KODAM disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri. Pathul berharap rencana ini terwujud. Pemkab telah menyiapkan lahan seluas ekitar 70 hektare di Desa Rembitan yang berdekatan dengan jurang PP. Rencana KODAM dibangun pada tahun 2028 dan maih akan disurvei lagi oleh pemerintah pusat.
Sambung Pathul, untuk sementara nantinya pasukan yang akan datang diungkapkannya sekitar 600 sampai 700 personel akan ditempatkan di Gedung Eks Aerotel di Praya. Dirinya berharap dengan adanya Kodam tersebut nantinya akan berdampak besar bagi kemajuan Lombok Tengah mendatang.
“Kita beryukur saja karena saya tidak terlalu mendalami, tapi ketika ada surat dari Dandim kita bersyukur, bahkan ada Batalion Pertanian yang akan dibangun di Praya Barat,” ucapnya pada Rabu 15 Oktober 2025.(nis)





