Tak Kunjung Ditata, Dewan Rekomendasikan Penataan Fasilitas Olahraga di Praya

oleh -1467 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Sejumlah remaja tengah berlari sore hari di jalan raya depan Kampus IPDN NTB.

 

 

LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah, Ferdian Elmansyah satu-satunya dewan yang menunjukkan perhatian serius terhadap keberadaan fasilitas olahraga di Kota Praya.

Tidak main-main, dewan telah meminta pemerintah kabupaten melalui rekomendasi agar menata sejumlah fasilitas olahraga di Kota Praya sebelum menjadikan fasilitas olahraga di setiap kecamatan sebagai venue Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab).

 

Kata Ferdi, dirinya telah menyampaikan rekomendasi ke Pemkab untuk memperhatikan fasilitas-fasilitas olahraga yang ada, termasuk di setiap kecamatan.

Baca Juga  Pertamina Masih Lakukan Investigasi di Lombok Tengah

“Kan itu visi dan misi bupati juga, ada fasilitas olahraga di setiap kecamatan, kemudian ya itu apa yang apa bisa dorong kita sampaikan,” tegasnya, Kamis (10/7/2025).

 

Jika nanti Porkab akan terpusat di satu titik penyelenggaraannya, saran Ferdi lebih baik Pemkab Lombok Tengah fokus menata GOR Tastura dan Lapangan Bundar Praya sebagai pusat olahraga masyarakat yang terpadu.

 

Baca Juga  Beli Elpiji 3 Kg Ribet, yang Terdaftar Saja Boleh

“Makanya saya bilang sebelum fokus di 12 kecamatan, fokus aja dahulu di GOR ini apalagi pusat ibu kota kabupaten,” katanya.

 

Sepengatahuan politisi Golkar ini, di Dinas Pemuda dan Olahraga ada anggaran pemeilharaan GOR Tastura untuk tahun 2025 atau 2026.

Ia menekankan, keseluruhan areal Lapangan Bundar dapat ditata sebagai venue olahraga. Seperti di sekeliling lapangan dibangun jogging trek, lapangan basket, volli dan lapangan sepak bola.

Baca Juga  Perwakilan Parlemen Australia Kunjungi Olahan Kopi PEKKA ‘Pada Mele’ di Desa Sukamulia

 

Ditambahkannya, nanti lewat fasilitas olahraga yang telah ditata sedemikian rupa. Setiap cabang olahraga yang ada bisa dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan sebelum adanya berbagai event olahraga. Apalagi, KONI sebelumnya mewacanakan membuat pusat pelatihan daerah untuk menghadapi PON 2028.

 

“Kecil-kecil lah dulu lapangannya, harapannya kita kan fasilitasnya bagus kemudian pelatdanya jalan. Dimana mau adakan pelatda kalau fasilitas olahraganya tidak ada kan,” pungkasnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.