LOMBOK – Kepala Dusun (Kadus) Pemantek Lauk, Desa Prako, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah hilang setelah terseret ombak besar saat mancing di Pantai Tabuan, Desa Kwang Rundung, Jerowaru, Lombok Timur, Selasa 4 November 2025 Pukul 16.00 Wita. Sampai sekarang belum ditemukan.
“Iya memang korban merupakan salah satu perangkat Desa Prako, Kepala Wilayah Pematek Lauk bernama Santri Riyadi,” ungkap Sekretaris Desa Prako, Agus Salim kepada Koranlombok.id, Rabu, 5 November 2025.
Diceritakan Agus Salim, menurut kronologi yang pihaknya terima korban pergi mancing bersama kerabatnya yakni, Sukri, Kamsiah, Agus Salim, Inda Jayadi, Imam Hanafi, Habibi Alam. Setibanyak di pinggir Pantai Tabuan pada pukul 12.30 WITA, kemudian rombongan turun ke laut karena air di lokasi setinggi lutut.
Mereka menyebar di beberapa lokasi yang tidak berjauhan, namun tak lama kemudian sekitar pukul 16.00 WITA ombak besar menghantam Santri ke tengah. sedangkan kelima kerabatnya bisa menyelamatkan diri.
“Kabarnya sampai di sana mereka memancing terus kemudian mereka pisah – pisah tempatnya dan dia (korban, red) tidak bisa selamatkan diri, tidak bisa diselamatkan oleh lima orang saudaranya itu,” ceritanya.
Sementara itu saat ini warga Desa Prako dan keluarga masih ikut melakukan pencarian di lokasi kejadian. Ada juga Tim SAR melakukan pencarian.
“Kita doakan semoga beliau ditemukan dengan selamat, semoga ada keajaiban Allah ini dah hampir 24 jam belum ditemukan, kita juga merasa sedih. Warga juga berbondong – bondong ke sana semua juga kemarin,” cerita Sekdes.(nis)





