Penulis: Madinatul Munawarah Sidik / Mahasiswa UIN Mataram
KECELAKAAN lalu lintas menjadi masalah besar di Indonesia. Berita kecelakaan muncul setiap hari di televisi, koran, dan media sosial. Peristiwa tersebut menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di jalan. Banyak pengendara melanggar aturan lalu lintas dengan berbagai alasan. Sebagian pengendara mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi karena terburu-buru. Sebagian pengendara menggunakan telepon genggam saat berkendara di jalan raya. Tindakan tersebut membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan.
Faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Pengendara sering mengabaikan rambu-rambu lalu lintas di jalan raya. Pengendara juga tidak menggunakan helm dan sabuk pengaman saat berkendara. Beberapa pengendara mengemudi kendaraan dalam kondisi lelah dan mengantuk di perjalanan. Kondisi tersebut mengurangi konsentrasi pengendara saat mengemudi kendaraan.
Kelalaian manusia menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di berbagai daerah.Pemerintah harus meningkatkan pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas di jalan raya. Pihak kepolisian harus memberikan sanksi tegas kepada pelanggar aturan lalu lintas. Pemerintah harus memberikan pendidikan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat sejak usia dini. Sekolah dapat memberikan pendidikan keselamatan berlalu lintas kepada siswa di lingkungan sekolah. Pendidikan tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan.
Masyarakat harus memiliki kesadaran untuk tertib berlalu lintas di jalan raya. Setiap pengendara harus mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara. Pengendara harus menggunakan helm, sabuk pengaman, dan perlengkapan keselamatan lainnya saat berkendara. Pengendara harus mengurangi kecepatan kendaraan di jalan yang ramai. Pengendara harus menghormati pengguna jalan lain demi keselamatan bersama.Keselamatan di jalan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Setiap orang harus berhati-hati saat berkendara di jalan raya. Tujuan berkendara bukan hanya mencapai tempat tujuan, tetapi mencapai tujuan dengan selamat. Oleh karena itu, masyarakat harus mengutamakan keselamatan daripada kecepatan di jalan raya. Selamat sampai lebih penting daripada sekadar sampai, karena jalan bukan arena permainan dan hidup tidak dapat di-respawn seperti permainan.






