Tragis! Niat Cari Nafkah, Sopir Taksi Bluebird Malah Dianiaya di Mandalika

oleh -2285 Dilihat
SUMBER FOTO AI / Ilustrasi

 

 

LOMBOK  — Seorang sopir Taksi Bluebird bernama Ridwan Daeng Djenawa  warga Sekarbela, Mataram diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal saat hendak menjemput penumpang di Kawasan Ekonomi  Khusus (KEK) Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

 

Kasi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Kusnadi menbenarkan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 16.25 WITA di area bundaran parkir luar Novotel, Mandalika.

Baca Juga  Rakus! Maling Congkel Keramik dan Kusen Puskesmas Batu Jangkih

 

Brata menceritakan, kejadian bermula saat korban Ridwan Daeng Djenawa mengemudikan taksinya menuju area parkir luar Novotel. Korban bermaksud menjemput tamu yang sebelumnya telah memesan layanan transportasi Taksi Bluebird melalui aplikasi Go-Bluebird.  Namun, sesampainya di lokasi saat korban sedang memarkirkan kendaraannya, dia tiba-tiba dihampiri oleh enam orang pria yang tidak dikenal. Salah satu dari mereka kemudian melakukan pemukulan menggunakan kayu dan memaksa korban untuk segera pergi dari lokasi tersebut.

Baca Juga  Rute Lomba Pawai Lampion Diperpendek, Hadiah Juara Pertama 10 Juta

 

“Intinya dia sedang menunggu penumpang di bundaran luar Novetel dan salah satu dari enam orang yang memukul,” ungkapnya saat dikonfirmasi Koranlombok.id via telepon, Jumat 17 Juli 2026.

 

 

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka fisik. Di antaranya, luka memar cukup parah di bagian tangan sebelah kanan, robek dan berdarah pada bagian hidung akibat benturan/pukulan.

Baca Juga  Dewan Ingatkan PDAM, Sedimentasi Potensi Ganggu Operasional SPAM Mandalika

 

Brata mengungkapkan, setelah kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kasus penganiayaan ini ke pihak berwajib. Saat ini, Polsek Kawasan Mandalika telah resmi menerima laporan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan.

“Saat ini Polresta Lombok Tengah melalui Polsek Kawasan Mandalika melakukan penyelidikan dan meminta keterangan keterangan saksi guna memastikan apa modus atau motif serta kebenaran dari kejadian tersebut,” kata Brata.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.