LOMBOK – Jelang perhelatan MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Direktur Operasional MGPA, Donny Mahardjono mengatakan event Mandalika Racing Series (MRS) menjadi ajang terakhir yang digelar dan setelah itu pihaknya melanjutkan kembali pengecatan area trek untuk MotoGP.
Selain itu melalui ajang MRS, kegiatan track day ataupun ajang balapan lainnya sekaligus menjadi upaya pihaknya untuk menjaga kondisi grip.
“Makanya kami batasi dua minggu sebelum Moto GP untuk penggunaan track, setelah itu kita kebut untuk persiapan, tetapi sebelumnya kita sudah mulai cicil mana yang bisa kita kerjakan dahulu,” katanya, Minggu 21 September 2026.
Selain itu dengan adanya berbagai macam event balapan sebelumnya menjadi momentum pihaknya untuk uji coba berbagai perangkat elektronik yang ada, antara lain start sistem, track CCTV, digital flag dan lainnya.
Katanya, race kedua Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran keempat terutama pada kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) 150 cc diwarnai dengan persaingan yang sengit, pasalnya sejak balapan dimulai sejumlah insiden crash terjadi.
Dua pembalap crash saat awal start, kemudian pada jelang lap terakhir salah satu pembalap asal Kota Mataram yakni Gian Muhammad Gibran terjatuh setelah bersenggolan dengan sejumlah pembalap. Alhasil pembalap Tim RX One tersebut terpaksa tidak bisa melanjutkan balapan hingga selesai.
Donny juga mengatakan sejumlah insiden crash saat balapan tersebut tentu disebabkan oleh banyak faktor yakni dari sisi kondisi track ataupun karena riding behavior.
Ucapnya nanti Race Director yang berwenang menilai crash tersebut apakah dikarenakan pelanggaran perliaku balap ataukah karena murni kecelakaan.
“Penilaian itu menjadi kewenanan Race Direction,” ucapnya.
Saat insiden crash terjadi sejumlah marshall terlihat sigap mengevakuasi motor dan pembalap yang sempat berada di tengah lintas track, terkait hal itu ucap Donny seiring dengan banyaknya event di Sirkuit Internasional Mandalika tentu pengalaman mereka dalam menangani insiden crash semakin lihai.
“Alhamdulilah semua marshal yang mereka merupakan putera daerah bisa menunjukan kemampuan dan kompetensi dalam menjalankan tugas mereka digaris depan,” pungkasnya.(nis)





