LOMBOK — Seorang pria berinisial RI nyaris diamuk massa setelah dilaporkan diduga membobol sebuah warung di Dusun Wakul, Desa Jago, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. Namun kasus tersebut tidak dilanjutkan secara hukum karena diduga RI Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kepala Kepolisian Sektor Praya, AKP Susan V. Sualang, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pekan kemarin. Pemilik warung awalnya mengetahui kejadian itu setelah memeriksa rekaman CCTV dan mendapati seseorang pria masuk ke dalam warungnya.
Setelah diketahui identitasnya, warga sempat marah karena pelaku masuk ke dalam warung tanpa izin dan hampir menjadi sasaran amuk massa. Namun situasi berhasil dikendalikan oleh aparat bersama kepala lingkungan dan akhirnya dibawa ke Polsek Praya. Hal ini disampaikan Kapolsek Praya kepada Koranlombok.id via telepon, Selasa 21 April 2026.
Penulis : Hilmi Jurnalis Koranlombok.id
Susan menjelaskan, berdasarkan data pada KTP, RI tercatat berasal dari Desa Batujai, Praya Barat. Namun yang bersangkutan sudah tidak lagi tinggal di alamat tersebut.
“Setelah dikonfirmasi, yang bersangkutan memang sudah tidak tinggal di sana. Kedua orang tuanya juga sudah meninggal dunia. Dia juga tidak memiliki istri dan hidupnya berpindah-pindah seperti gelandangan,” terang Kapolsek.
Menurut Susan, peristiwa itu sempat menjadi perhatian warga karena saat pelaku diamankan banyak masyarakat yang merekam kejadian tersebut hingga akhirnya viral di media sosial.
“Dia sempat viral karena saat diamankan banyak warga yang merekam,” terangnya.(hil)





