Nursiah Komitmen Bantu Keberlangsungan Kehidupan Santri Korban Pembakaran

oleh -3416 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID/ Wakil Bupati Lombok Tengah / Muhammad Nursiah

 

 

LOMBOK – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya untuk membantu menjamin masa depan santri korban kasus dugaan pembakaran di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Batukliang. Selain memastikan penanganan medis para korban, Pemkab juga menyatakan siap memberikan dukungan terhadap pemulihan dan kebutuhan para korban melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

 

Wakil Bupati Lombok Tengah, Muhamad Nursiah mengatakan penanganan kasus dugaan pembakaran tersebut menjadi kewenangan pihak kepolisian. Sementara itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam aspek perawatan dan pemberian bantuan kepada para korban.

Baca Juga  Bupati Lombok Tengah Minta Maaf di Hadapan Inaq Panji

 

 

Alhamdulillah, perawatannya sudah dilanjutkan di rumah sakit kabupaten maupun rumah sakit provinsi. Begitu dirawat di provinsi sempat dipulangkan sehingga ada jeda untuk pemeriksaan berikutnya,” kata Nursiah, Selasa 7 Juli 2026.

 

Nursiah menjelaskan, saat itu ia bersama Direktur Utama PDAM bertemu dengan keluarga korban untuk menyampaikan pentingnya kelanjutan perawatan, termasuk tindakan operasi terhadap luka bakar yang diderita para korban.

Baca Juga  GOR Tastura, Bocor, Pompa Air Rusak, Miris!

 

“Kita sepakat dengan Dirut PDAM untuk membawa mereka ke rumah sakit provinsi. Alhamdulillah, korban pertama sudah menjalani operasi dan biayanya dibantu melalui dana CSR PDAM Rp 15 juta. Sementara satu korban lainnya masih dalam tahap perawatan sebelum menjalani operasi,” katanya.

Selain perawatan dan operasi, Pemkab juga telah memberikan bantuan berupa kandang berisi ayam beserta pakan kepada keluarga dua korban sebagai bentuk dukungan ekonomi.

Baca Juga  Gerebek ‘Sarang’ Narkoba di Lombok Tengah, Puluhan Warga Diangkut

Nursiah menambahkan, biaya perawatan sebelumnya ditanggung melalui BPJS Kesehatan. Sementara itu, biaya operasi dibantu melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PDAM.

 

Menurut Nursiah, pemerintah daerah bersama PDAM akan terus berupaya membantu keberlangsungan kehidupan para korban, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.