LOMBOK – Kasat Pol PP Lombok Tengah, Zaenal Mustakim mengklaim sejak diluncurkan Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya sebagai Kawasan Tertib Perda (KTP) Trantibum pada Agustus 2026, sekarang sudah berjalan efektif. Rencana operasi penertiban yang sudah disusun telah dijalankan sebagaimana mestinya.
Ditegaskan Kasat Pol PP, puluhan lapak pedagang berada di trotoar sudah ditertibkan. Begitu juga bangunan kios yang berdiri di bahu jalan dirobohkan. Sementara material dan barang yang berada di trotoar sudah disingkirkan.
“Begitu juga parkir kendaraan di badan jalan depan RSCM di Leneng sudah tidak ada lagi,” tegasnya dalam rilis resmi diterima redaksi Koranlombok.id, Jumat 11 September 2026.
Kata Zaenal Mustakim, Satpol PP dengan dukungan OPD terkait, Lurah Leneng dan jajarannya sudah melaksanakan operasi penertiban terhadap pelanggaran peraturan daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2012 tentang ketenteraman dan ketertiban umum.
“Kami Satpol PP tidak kerja sendirian melainkan berkolaborasi dengan stakeholder terkait, beberapa OPD dan pihak Kelurahan Leneng,” bebernya.
“Itulah intisari dari Kawasan tertib Perda (KTP) Trantibum berbasis wilayah yakni pendekatan kolaboratif dan partisipatif,” sambungnya.
Dalam operasi penertiban beberapa pekan terakhir ini, diklaim sudah nampak perubahan yang terjadi di Kelurahan Leneng. Mulai dari lebih rapi, bersih dan indah dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Artinya bahwa inovasi KTP Trantibum di Kelurahan Leneng sudah terbukti mempunyai dampak langsung terhadap perubahan wajah sebuah wilayah,” tegasnya.
Kasat Pol PP mengakui bahwa pelaksanaan KTP Trantibum ini tidak berjalan mulus, ada banyak rintangan yang dihadapi. Tapi berkat kolaborasi berbagai pihak dan tindakan persuasive berbagai permasalahan yang ada bisa diatasi.
“Tentu bermula dari Kelurahan Leneng diharapkan inovasi KTP Trantibum ini bisa berkembang ke wilayah desa/kelurahan lain untuk direflikasi. Kami harap Lombok Tengah bisa tumbuh menjadi daerah yang bersih, rapi dan indah sehingga punya daya tarik dan daya jual yang tinggi sebagai sebuah destinasi wisata kelas dunia,” harapnya.(red)





