Fraksi NasDem Minta Pemkab Loteng Atasi Masalah Pengangguran

oleh -441 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Juru Bicara Fraksi Partai NasDem DPRD Lombok Tengah / Muhammad Saleh.

 

 

LOMBOK – Juru Bicara Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Lombok Tengah, Muhammad Saleh mengatakan pihaknya mengapresiasi terkait angka event job fair yang digelar oleh pemerintah daerah untuk menekan jumlah angka pengangguran. Namun lebih lanjut pihaknya berharap Pemkab dapat melakukan hal yang lebih untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Hal tersebut disampaikannya pada sidang paripurna DPRD Lombok Tengah terkait penyampaian pandangan umum fraksi soal nota keuangan dan rancangan APBD 2027 pada Senin, 19 Oktober 2026.

 

“Lahir disini, maka makan juga harus disini,” kalimat yang pernah disampaikan oleh Bupati Lombok Tengah tersebut kami anggap sebuah cerminan semangat tentang bagaimana pemerintah akan berusaha kuat untuk mewujudkan lapangan kerja bagi masyarakat Lombok Tengah. Kami Fraksi NasDem mendukung semangat itu untuk diimplementasikan,” katanya.

Baca Juga  BMKG Prediksi Potensi Gelombang Tinggi Sampai 4 Meter

 

Pihaknya memandang bahwa angka pengangguran juga sangat mungkin di sumbang oleh minimnya keahlian SDM pada pangsa pasar yang dibutuhkan. Sementara itu pihaknya juga menyoroti angka tentang 10 ribu warga Lombok Tengah menjadi tenaga kerja migran setiap tahun.

 

“Jika itu benar, maka ini menjadi peringatan sekaligus perbandingan bagaimana peluang kerja di daerah kita ini belum cukup memenuhi kebutuhan jumlah tenaga kerja itu sendiri,” tegasnya.

 

Sementara itu di tempat yang sama Wakil Bupati Lombok Tengah, M. Nursiah menanggapi pandangan dari Fraksi Partai NasDem tersebut merupakan asumsi makro kondisi di Gumi Tastura dan hal itu menjadi pemicu Pemda mengadakan job fair agar masyarakat dapat mendapatakan lapangan kerja di semua lini di berbagai perusahaan.

Baca Juga  Usir Peselancar, Warga Selatan Loteng Minta Prabowo Copot Bupati Lotim

 

Diketahui jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Lombok Tengah ucap Wabup sekitar 2,7 persen dari jumlah penduduk dan pihaknya berupaya berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB termasuk soal pelatihan mereka.

 

“Job Fair sangat efektif kita kembangkan terus, dan tentu tenaga kerja juga kita fasilitasi pelatihannya, ada Balai Latihan Kerja (BLK) sampai kita berikan peluang bekerja di luar negeri asal nanti masyarakat memahami peluang yang legal jangan yang ilegal,” ucapnya.

Baca Juga  Anak Bawah Umur Diduga Diperkosa Empat Pemuda Ingusan di Loteng

 

Dengan hadirnya sejumlah perusahaan yang membuka lowongan kerja pada ajang Job Fair tersebut, Wabup mengklaim bahwa hal tersebut menjadi tanda perkembangan iklim investasi dan usaha semakin besar menghasilkan lapangan kerja bagi masyarakat, lebih lan jut hal ini nantinya merupakan tugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Perindutrian dan Perdagangan untuk mengembangkan.

 

Selaiun itu dengan mulai berkembangnya investasi dengan dibangunnya berbagai macam akomodasi pariwisata ucap Wabup, perlu ada komitmen pelaku usaha agar bisa menyerap tenaga kerja lokal terlebih dahulu.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.