LOMBOK – Juru Bicara Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Lombok Tengah, Muhammad Saleh mengatakan pihaknya mengapresiasi terkait angka event job fair yang digelar oleh pemerintah daerah untuk menekan jumlah angka pengangguran. Namun lebih lanjut pihaknya berharap Pemkab dapat melakukan hal yang lebih untuk mengatasi masalah tersebut.
Hal tersebut disampaikannya pada sidang paripurna DPRD Lombok Tengah terkait penyampaian pandangan umum fraksi soal nota keuangan dan rancangan APBD 2027 pada Senin, 19 Oktober 2026.
“Lahir disini, maka makan juga harus disini,” kalimat yang pernah disampaikan oleh Bupati Lombok Tengah tersebut kami anggap sebuah cerminan semangat tentang bagaimana pemerintah akan berusaha kuat untuk mewujudkan lapangan kerja bagi masyarakat Lombok Tengah. Kami Fraksi NasDem mendukung semangat itu untuk diimplementasikan,” katanya.
Pihaknya memandang bahwa angka pengangguran juga sangat mungkin di sumbang oleh minimnya keahlian SDM pada pangsa pasar yang dibutuhkan. Sementara itu pihaknya juga menyoroti angka tentang 10 ribu warga Lombok Tengah menjadi tenaga kerja migran setiap tahun.
“Jika itu benar, maka ini menjadi peringatan sekaligus perbandingan bagaimana peluang kerja di daerah kita ini belum cukup memenuhi kebutuhan jumlah tenaga kerja itu sendiri,” tegasnya.
Sementara itu di tempat yang sama Wakil Bupati Lombok Tengah, M. Nursiah menanggapi pandangan dari Fraksi Partai NasDem tersebut merupakan asumsi makro kondisi di Gumi Tastura dan hal itu menjadi pemicu Pemda mengadakan job fair agar masyarakat dapat mendapatakan lapangan kerja di semua lini di berbagai perusahaan.
Diketahui jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Lombok Tengah ucap Wabup sekitar 2,7 persen dari jumlah penduduk dan pihaknya berupaya berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB termasuk soal pelatihan mereka.
“Job Fair sangat efektif kita kembangkan terus, dan tentu tenaga kerja juga kita fasilitasi pelatihannya, ada Balai Latihan Kerja (BLK) sampai kita berikan peluang bekerja di luar negeri asal nanti masyarakat memahami peluang yang legal jangan yang ilegal,” ucapnya.
Dengan hadirnya sejumlah perusahaan yang membuka lowongan kerja pada ajang Job Fair tersebut, Wabup mengklaim bahwa hal tersebut menjadi tanda perkembangan iklim investasi dan usaha semakin besar menghasilkan lapangan kerja bagi masyarakat, lebih lan jut hal ini nantinya merupakan tugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Perindutrian dan Perdagangan untuk mengembangkan.
Selaiun itu dengan mulai berkembangnya investasi dengan dibangunnya berbagai macam akomodasi pariwisata ucap Wabup, perlu ada komitmen pelaku usaha agar bisa menyerap tenaga kerja lokal terlebih dahulu.(nis)





